Berlakukan Standardisasi Digitalisasi Nozzle
Cegah Praktik Curang SPBU
Rabu, 15 Agustus 2018 - 13:50 WIB > Dibaca 407 kali Print | Komentar
Cegah Praktik Curang SPBU
ISI BBM: Petugas mengisi bahan bakar minyak ke dalam tangki mobil di SPBU Abdul Muis, Jakarta, belum lama ini. PT Pertamina (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bekerja sama melakukan digitalisasi nozzle atau keran penyaluran BBM kepada 5.518 SPBU di Indonesia untuk mencegah kecurangan. (ISMAIL POHAN/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kecurangan maupun tingkat pengurangan volume (losses) saat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berusaha diminimalkan. PT Pertamina (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bekerja sama melakukan digitalisasi nozzle atau keran penyaluran BBM kepada 5.518 SPBU di Indonesia.

Anggota Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjojo mengatakan, digitalisasi itu diperlukan agar jumlah BBM bersubsidi yang disalurkan Pertamina ke masyarakat tercatat dengan baik. Misalnya, BBM yang keluar dari terminal BBM 8 ribu liter. Penyaluran jumlah itu bisa langsung terkontrol secara akurat ke SPBU maupun masyarakat dan berada di angka yang sama.

Cara itu akan memudahkan Kementerian Keuangan membayar subsidi ke Pertamina. ’’Target digitalisasi nozzle tersebut dapat selesai dilakukan pada akhir tahun,’’ katanya, Senin (13/8).

Digitalisasi nozzle akan memberikan konversi jumlah liter yang disalurkan dengan alat khusus dan tercatat dalam aplikasi buatan Telkom. Data tersebut kemudian dikumpulkan dan dibuat laporan analisis yang membantu BPH Migas. Di setiap SPBU, kira-kira terdapat 13 nozzle yang harus dipasangi alat tersebut.

Digitalisasi nozzle itu memungkinkan pemerintah dan Pertamina untuk segera menindaklanjuti jika terjadi kelangkaan BBM di suatu wilayah. Selain itu, selama ini beberapa SPBU memang melakukan kecurangan dalam penyaluran BBM ke masyarakat. Batas losses yang bisa ditoleransi mencapai 0,5 persen dari penyaluran BBM.

’’Sekarang digital. Sebenarnya sebagian itu sudah digital, cuma masalahnya kan masing-masing tidak ada standardisasi. Dengan ini, ada standardisasi,’’ terang  Pertamina Jumali.

Saat ini baru 5.518 di antara 7.415 SPBU yang dilakukan digitalisasi nozzle. Jumlah SPBU tersebut merupakan SPBU reguler. Sisanya berupa SPBU untuk nelayan maupun APMS (agen premium minyak solar).

’’Kami menyasar yang reguler dulu. Bukan selesai di situ karena itu yang kelihatan teknologi bisa diterapkan. Kalau di SPBU yang pakai canting, bagaimana menerapkannya?’’ imbuh Senior Vice President of Corporate Shared Services Pertamina Jeffrey Tjahja Indra. Pertamina saat ini telah melakukan uji coba penerapan digitalisasi tersebut pada 10 SPBU di marketing operation region (MOR) III. (vir/c19/fal/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat
Selasa, 20 November 2018 - 19:30 wib
Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018

Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018
Selasa, 20 November 2018 - 18:51 wib
Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama
Selasa, 20 November 2018 - 18:25 wib
Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Surat Suara Lebih Besar dari Koran
Selasa, 20 November 2018 - 17:54 wib

2 Hafiz Rohul Raih Juara di MHQ ASEAN
Selasa, 20 November 2018 - 17:38 wib
Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor
Selasa, 20 November 2018 - 17:32 wib

Sabu Rp4 M Disimpan dalam Tas Ransel
Selasa, 20 November 2018 - 17:22 wib
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Selasa, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Selasa, 20 November 2018 - 14:30 wib

TP PKK Berikan Penanganan Stunting di 10 Desa
Selasa, 20 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
AirAsia  Pindahkan Penerbangan ke Terminal 2

Selasa, 20 November 2018 - 11:26 WIB

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Senin, 19 November 2018 - 15:15 WIB

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK

Senin, 19 November 2018 - 14:22 WIB

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik

Sabtu, 17 November 2018 - 11:01 WIB

E-Samsat Tahap II Dibuka, BNI Perluas Layanan ke 16 Provinsi
Sagang Online
loading...
Follow Us