Kadisdik: Tahun Depan Siswa Mondok
Seperakpun Tak Ada Pungutan di SMP Madani
Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB > Dibaca 403 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal memastikan tidak ada pungutan apapun alias gratis untuk anak didik SMP Madani. Pemerintah sudah menanggung sampai untuk logistik makan anak- anak didik.

“Tidak benar adanya pungutan biaya terhadap anak didiknya. Seperak pun tidak boleh ada pungutan biasa terhadap anak didik. Pakaian satu stel gratis dan yang lainya gratis. Makan pagi, siang dapat. Anggaran untuk makan juga sudah ada. Anak didik sekarang sebanyak 150 orang,”  ujar Abdul Jamal kepada Riau Pos Senin (20/8) kemarin.

 Namun saat ini anak didik SMP Madani belum bisa mondok, namun proses kegiatan belajar dan mengajar pelajar SMP Negeri Madani bisa berjalan maksimal. Hal ini  karena fasilitas penunjang  SMP khusus yang setara pesantren seperti mobiler kamar dan peralatan makan dan fasilitas penunjang lainnya sedang dalam proses pengadaan.

Sedangkan pembangunan untuk fasilitas utama, seperti fisik bangunan utama, masjid/mushala dan ruang kelas, kamar putra dan putri telah tuntas. Abdul Jamal juga berharap proyek fasilitas penunjang segera selesai dan anak didik bisa mondok atau tinggal di komplek sekolah seperti santri di pesantren.

"Sekarang ini sedang dalam proses pembangunan, fasilitas untuk ruang makan dan beberapa hal lainnya. Akhir proyek itu Desember (2018).Saya target tentu selesaikan itu dulu, kalau tidak selesai itu, ya tidak bisa. Saat ini pembangunannya tinggal fasilitas penunjang saja," ujarnya. Abdul Jamal kepada Riau Pos Senin (20/8) kemarin.

Meski masih belum tinggal atau mondok di sekolah. Para siswa tetap memiliki kualitas dan kuantitas sistem belajarnya. Anak didik tetap belajar penuh dari pagi hingga sore. Selain belajar dengan kurikulum pendidikan umum, pelajar SMP Madani juga terfokus pada pendidikan hafiz Quran dan memperdalam agama Islam. Abdul Jamal menargetkan tahun ini anak anak bisa mondok sehingga lebih baik lagi.

"Harusnya tahun ini kan sudah, tetapi kan rasionalisasi. Tetapi ini tetap perioritas. Targetnya tahun ini (2018) harus mondok anak anak. Proses belajar mengajar tidak ada terganggu. Ya proses belajarnya seperti full day saja," katanya.(lin)
KOMENTAR
Berita Update

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Sabtu, 17 November 2018 - 13:28 wib

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik
Sabtu, 17 November 2018 - 11:01 wib

Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan
Sabtu, 17 November 2018 - 09:50 wib

Dari Ambon Daihatsu Jelajahi Pulau Seram
Sabtu, 17 November 2018 - 08:31 wib

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us