Laba PGN Naik 191,8 Persen
Kamis, 23 Agustus 2018 - 13:11 WIB > Dibaca 455 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) semester 1 tahun ini membukukan pendapatan sebesar 1,62 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan laba bersih mencapai 145,94 juta dolar AS atau lebih dari Rp2 triliun (kurs rata-rata 6 bulan di tahun 2018 sebesar Rp13.765 per dolar).

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada semester I 2017, PGN memperoleh pendapatan sebesar 1,41 miliar dolar AS  dengan laba bersih 50 juta dolar AS atau Rp670,3 miliar. Artinya, selama Januari-Juni 2018, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 191,8 persen.

Sumbangan terbesar bagi pendapatan dan laba bersih PGN selama setengah tahun ini, berasal dari pendapatan distribusi gas bumi sebesar 1,27 miliar dolar AS dan penjualan minyak dan gas (migas) 308 juta dolar AS.

Pendapatan dari 2 motor utama bisnis PGN tersebut meningkat dibandingkan realisasi semester I 2017 sebesar 1,16 miliar dolar AS dari distribusi gas bumi dan sebesar 212 juta dolar AS dari penjualan migas.

“Tahun ini penuh tantangan bagi PGN, terutama akibat dampak dari masih melambatnya perekonomian global. Kami juga bekerja keras untuk mensukseskan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai anak usaha PGN,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (21/8).

Sampai akhir Juni 2018, volume gas bumi yang didistribusikan PGN termasuk di dalamnya anak usaha PT Gagas Energi Indonesia ke pelanggan mencapai sebanyak 835,56 BBTUD, naik 11,55 persen dibandingkan realisasi semester I tahun lalu sebanyak 749,02 BBTUD.

Sementara volume gas yang ditransportasikan melalui jaringan pipa PGN dan anak usahanya PT Kalimantan Jawa Gas total sebanyak 727,4 BBTUD, naik sedikit dibandingkan volume penyaluran gas semester I 2017 sebesar 723,9 BBTUD.

Seluruh energi baik tersebut disalurkan oleh PGN dan anak-anak usaha yaitu PT Kalimantan Jawa Gas, PT Transportasi Gas Indonesia, dan PT Gagas Energi Indonesia ke berbagai segmen pelanggan. Mulai dari industri besar dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit), Usaha Kecil Menengah (UKM), dan pelanggan rumah tangga. (mys/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Satu tersangka Mantan Pegawai Lapas Bengkalis
Pemusnahan Sabu-sabu 37 Kg dan 86.000 Butir Pil Ekstasi
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:26 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman

Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 wib
Bupati Jelaskan Fungsi TP4D

Bupati Jelaskan Fungsi TP4D
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Rumah Janda Diseruduk Mobil Travel

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:30 WIB

Toyota New Avanza dan Veloz Lebih Mewah, Stylish dan Senyap
Kompetisi eSport Berhadiah Golden Ticket Grand Final Indonesia Master 2019
Batik Bono Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:05 WIB

Rp2,91 Miliar Bangun Pasar Dua Kecamatan

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:31 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us