Alamaaak!
Dilema Menantu
Kamis, 23 Agustus 2018 - 14:26 WIB > Dibaca 2372 kali Print | Komentar
Dilema Menantu
(RIAUPOS.CO) - Memiliki rumah idaman sudah pasti menjadi salah satu bagian yang paling didambakan oleh pasangan suami istri. Namun apa jadinya, bila keinginan itu harus pupus hanya karena sang mertua tak ingin tinggal jauh dari putra semata wayangnya. Inilah yang dialami Cici (28), seorang pegawai swasta.

Sebelum menikah, ia dan sang kekasih bersama-sama mengumpulkan uang untuk memiliki rumah idaman. Brosur-brosur rumah mereka kumpulkan. Survei pun dilakukan.

Hingga akhirnya mereka menikah. Kepada ibu sang suami, mereka mengungkapkan keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Tapi, keinginan itu langsung ditepis ibu mertua Cici. Sang mertua menolak mentah-mentah ide itu. Mereka harus tetap tinggal bersama orang tua suami.

Awalnya Cici keberatan. Tapi rayuan maut sang suami membuat ia menerima keputusan untuk tinggal bersama mertua.

Waktu berlalu. Hari demi hari. Bulan demi bulan. Suami Cici melihat istrinya tak tampak bahagia tinggal bersama mertua. Janji pun terlontar. Mereka akan membina rumah tangga di rumah impian mereka. Cici pun kembali semangat.

Tapi janji tinggal janji. Suaminya tetap tak bisa meninggalkan sang ibu.

Untuk menghilangkan stres, Cici kembali bekerja. Ia pergi sebelum pukul 08.00 WIB untuk mengghindari kemacetan. Otomatif pekerjaan rumah seperti bersih membersihkan tak sempat dikerjakan Cici. Ia hanya sempat memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan juga mertuanya.

‘’Gerak gerikku selalu diawasi ibu mertua. Pakai baju terbuka di dalam kamar tidur saja tak disukai ibu mertua,’’ kata Cici kepada sahabatnya untuk melepaskan beban di hati.

“Aku nggak tahu harus berbuat apa lagi. Posisiku sekarang serba salah. Mau minta pindah dan ngontrak di luar sama suami salah, karena orang tuanya tak ada yang menemani. Tapi kalau lama-lama aku di sana, aku juga tidak nyaman,” ucap Cici menangis.

Melihat Cici menangis, sang sahabat hanya dapat mendengarkan luapan hatinya, dan dapat memberi saran yang sewajarnya.

“Aku tahu rasanya Ci. Hanya saja aku tidak bisa ikut terlalu dalam urusan rumah tangga kamu, cobalah bicaran dengan suami mu baik-baik pasti akan ada jalan keluarnya,” sebut sahabat Cici yang terus memeluk dan membuat Cici semakin tenang.(cr2)




KOMENTAR
Berita Update
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos
Rabu, 18 September 2018 - 19:30 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3
Rabu, 18 September 2018 - 19:00 wib
Lima Keuntungan Menggunakan  Aplikasi Kasir Online Kawn

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn
Rabu, 18 September 2018 - 18:41 wib
8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan
Rabu, 18 September 2018 - 18:30 wib
Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi
Rabu, 18 September 2018 - 18:00 wib

Rider Berbagai Provinsi Bakal Ramaikan Jakjar 5
Rabu, 18 September 2018 - 17:30 wib
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Rabu, 18 September 2018 - 17:00 wib

OOTD Jadi Inspirasi Fashion Bagi Banyak Orang
Rabu, 18 September 2018 - 17:00 wib
Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Australia Diserang Stroberi Berisi Jarum
Rabu, 18 September 2018 - 16:44 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Diduga Anak Main Lilin, Rumah Nyaris Jadi Arang

Selasa, 18 September 2018 - 10:09 WIB

Piring Terbang

Jumat, 14 September 2018 - 11:34 WIB

Staf Universitas Bantah Cabuli Anak SD

Jumat, 14 September 2018 - 09:54 WIB

Korban Lakalantas Dipulangkan ke Kampung Halaman

Jumat, 07 September 2018 - 09:26 WIB

10 Kios dan Enam Mobil Terbakar

Senin, 03 September 2018 - 11:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini