Rehabilitasi Lombok Dianggarkan Rp4 Triliun
Sabtu, 25 Agustus 2018 - 15:15 WIB > Dibaca 410 kali Print | Komentar
Rehabilitasi Lombok Dianggarkan Rp4 Triliun
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Perbaikan kondisi pascagempa bumi di Lombok mulai dilakukan. Pemerintah bakal menerapkan konsep rehabilitasi pascagempa di Jogja untuk membangun kembali rumah dan infastruktur di Lombok. Dengan konsep ini, pelaksanaan pembangunan hunian dilakukan masyarakat dengan biaya dari pemerintah.

”Rehabilitasi rumah penduduk di Lombok mengikuti konsep Jogja yang dulu, bahwa masyarakat sendiri yang membangun,” ujar Wapres Jusuf Kalla (JK) di Istana Wapres, Jumat (24/8).

Pemerintah menyiapkan dana total senilai Rp4 triliun untuk perbaikan rumah dan infrastruktur. Pemerintah menyalurkan bantuan sesuai dengan klasifikasi rumah rusak berat senilai Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta.

Selain itu, lanjut JK, pemerintah akan tetap melaksanakan pendampingan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ada juga koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sosial. ”Bagaimana mengoordinasikannya dengan daerah, tapi dengan sumber daya masyarakat sendiri,” kata dia.

Hingga kemarin masih terus didata kerusakan bangunan milik warga. JK menjamin bahwa berapa pun jumlah rumah yang rusak dan keperluan dana akan disediakan pemerintah. Menurut dia, bakal ada evaluasi pendataan hingga tahap akhir oleh pemda dibantu oleh BNPB.  ”Data tentang berapa rumah, berapa infrastruktur umum, karena yang besar cuma itu, rumah dan infrastruktur umum, sebab tanggap daruratnya sudah selesai per tanggal 25 Agustus,” ungkap JK.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menambahkan, bantuan dari pemda lain telah diserahkan kepada Pemprov NTB. Dia menyebutkan, tidak ada masalah lagi terkait penganggaran APBD untuk membantu daerah lain yang mengalami bencana.

”NTB itu kan tidak ada pos untuk keadaan semacam ini, meskipun pusat sudah. Tapi kan namanya gotong royong kan boleh. Karena semua media televisi dan lain-lain itukan buat bantuan sosial. Dan itu sah-sah saja,” ujar Tjahjo.

Mekanisme bantuan itu cukup dikirimkan langsung kepada pemda NTB. ”Hanya karena kemarin agar di kemudian hari jangan ada masalah hukum, kita keluarkan surat itu sebagai payung hukum,” kata dia.

Upaya untuk perbaikan kondisi Lombok pascagempa terus dilakukan beberapa pihak lain. Ditjen Perhubungan Udara melakukan koordinasi penggalangan dan pengiriman bantuan untuk korban gempa. Penggalangan bantuan melibatkan seluruh komunitas di bidang perhubungan udara. Terkait dengan hal tersebut, Ditjen Perhubungan Udara pada tanggal 13 Agustus 2018 telah mengeluarkan dua surat untuk koordinasi penggalangan dan pengiriman bantuan.

Plt Dirjen Perhubungan Udara M Pramintohadi mengatakan, surat pertama perihal dukungan pengangkutan bantuan kemanusiaan gempa di Lombok. Dalam surat tersebut, maskapai diharapkan dapat mendukung pembebasan biaya pengangkutan bagasi atau kargo apabila terdapat lembaga dan masyarakat yang akan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Lombok.

”Yang kedua, surat perihal Permohonan Bantuan Dukungan Partisipasi Gempa Lombok. Ditjen Hubud melalui DKPPU mengimbau kepada seluruh Operator Penerbangan AOC 121 untuk dapat berpartisipasi mengirimkan relawan sampai ke lokasi bencana,” tuturnya kemarin.

Menurut Pramintohadi, bantuan dari komunitas penerbangan yang sudah terkumpul saat ini berupa donasi uang, barang dan bahan makanan. Ada juga bantuan nonmaterial seperti misalnya diskon biaya pengangkutan dan perpanjangan jam operasional bandar udara setempat.(jun/lyn/agm/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini