Gerindra Anggap Kasus Mahar Politik Sandiaga Selesai
Minggu, 26 Agustus 2018 - 17:06 WIB > Dibaca 529 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) belum mendapat gambaran tentang tuduhan mahar politik terhadap Sandiaga Uno. Dua kali upaya meminta keterangan terhadap Andi Arief selaku pihak yang menginformasikan adanya mahar politik itu selalu gagal. Meski demikian, Bawaslu akan mengirim panggilan ketiga.

Ya, Bawaslu tetap bersikukuh memanggil Andi setelah menyatakan absen dalam panggilan kedua. Pemeriksaan dijadwalkan Senin (27/8). ’’Untuk memberikan sebuah kepastian, keterangan Andi Arief kami perlukan,’’ terang Ketua Bawaslu Abhan seusai diskusi di Bawaslu.

Menurut Abhan, pemanggilan oleh Bawaslu bisa sampai tiga kali. Karena itulah, pemeriksaan Andi ditunda Senin depan. ’’Beliau yang publish ke publik, beliau juga yang memberi penjelasan,’’ tambahnya.

Menanggapi sikap Bawaslu itu, parpol-parpol pengusung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno protes. Mereka mempertanyakan mengapa tuduhan mahar politik kepada Sandiaga masih dilanjutkan. Menurut mereka, para pihak sudah sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut.    

Sabtu (24/8) Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman mendatangi Bawaslu. Dia hendak mengklarifikasi proses penanganan yang dilakukan Bawaslu terhadap perkara tersebut. ”Kok sepertinya seenaknya saja’’ terangnya.

Dia menilai Bawaslu tidak menegakkan aturan dengan memanggil Andi Arief lebih dari dua kali. Sebab, itu berpotensi menyebabkan penanganan kasus berlarut-larut dan ”digoreng” pihak lain. ”Tujuannya, mendiskreditkan Prabowo-Sandiaga,” lanjutnya.

Habiburokhman juga meyakinkan bahwa kasus tersebut tidak akan terbukti. Pasalnya, mahar politik yang disebut-sebut itu memang tidak ada. Bahkan, Habiburokhman mengaku sudah berkomunikasi secara personal dengan Andi. Hasilnya, Andi justru mempertanyakan adanya pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan kasus tersebut. ’’Kok nafsu banget sih, gue udah nggak nyaman,’’ tutur Habiburokhman yang menirukan Andi.

Secara internal, lanjut Habiburokhman, persoalan antara pihaknya dan Andi Arief sudah klir. Kegaduhan justru muncul dari pihak luar. ”Seharusnya si pelapor yang membuktikan bahwa Sandiaga memang memberi mahar. Jangan dibalik-balik, kami yang membuktikan bahwa tidak ada mahar,’’ tambahnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menjelaskan bahwa Andi memang belum bisa memenuhi undangan Bawaslu. Sebab, Andi sedang menemani ayahnya yang sedang sakit di Lampung. ”Ayahnya sudah sangat sepuh,” terang dia.

Menurut Jansen, Andi sebenarnya pernah menawarkan opsi kepada Bawaslu dalam memberikan keterangan. Yaitu, dengan video call, keterangan tertulis, atau memberikan keterangan melalui Bawaslu Lampung. Namun, Bawaslu tidak menerima opsi yang diajukan Andi.

Jika Andi dipanggil lagi pada Senin, Jansen ragu dia bisa hadir. Sebab, rekannya itu masih mendampingi ayahnya yang sakit. Dia belum bisa memastikan kapan koleganya tersebut bisa memenuhi undangan Bawaslu.

Terkait mahar politik yang dilaporkan ke Bawaslu, Jansen meminta ada identifikasi pelapor. Apalagi, alumnus Universitas Airlangga itu mendengar kabar bahwa pelapor punya afiliasi ke kubu lawan politik pengusung paslon Prabowo-Sandi. Jika itu benar, dia minta kubu seberang tidak mencampuri urusan rumah tangga orang. ”Urusi saja kasus kardus durian,” ucap Jansen.(byu/lum/c10/fat/das)
KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi

Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 WIB

Keliling Indonesia, Ma’ruf Amin Sepekan Tinggalkan Jakarta
Sandi Dapat Sumbangan di Kresek Merah

Selasa, 22 Januari 2019 - 14:03 WIB

Bawaslu Bakal Surati Pengusaha Billboard

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:51 WIB

Kapolda Sulut Gagas Forum untuk Pemilu Damai dan Sejuk

Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:50 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us