Gerindra Anggap Kasus Mahar Politik Sandiaga Selesai
Minggu, 26 Agustus 2018 - 17:06 WIB > Dibaca 456 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) belum mendapat gambaran tentang tuduhan mahar politik terhadap Sandiaga Uno. Dua kali upaya meminta keterangan terhadap Andi Arief selaku pihak yang menginformasikan adanya mahar politik itu selalu gagal. Meski demikian, Bawaslu akan mengirim panggilan ketiga.

Ya, Bawaslu tetap bersikukuh memanggil Andi setelah menyatakan absen dalam panggilan kedua. Pemeriksaan dijadwalkan Senin (27/8). ’’Untuk memberikan sebuah kepastian, keterangan Andi Arief kami perlukan,’’ terang Ketua Bawaslu Abhan seusai diskusi di Bawaslu.

Menurut Abhan, pemanggilan oleh Bawaslu bisa sampai tiga kali. Karena itulah, pemeriksaan Andi ditunda Senin depan. ’’Beliau yang publish ke publik, beliau juga yang memberi penjelasan,’’ tambahnya.

Menanggapi sikap Bawaslu itu, parpol-parpol pengusung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno protes. Mereka mempertanyakan mengapa tuduhan mahar politik kepada Sandiaga masih dilanjutkan. Menurut mereka, para pihak sudah sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut.    

Sabtu (24/8) Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman mendatangi Bawaslu. Dia hendak mengklarifikasi proses penanganan yang dilakukan Bawaslu terhadap perkara tersebut. ”Kok sepertinya seenaknya saja’’ terangnya.

Dia menilai Bawaslu tidak menegakkan aturan dengan memanggil Andi Arief lebih dari dua kali. Sebab, itu berpotensi menyebabkan penanganan kasus berlarut-larut dan ”digoreng” pihak lain. ”Tujuannya, mendiskreditkan Prabowo-Sandiaga,” lanjutnya.

Habiburokhman juga meyakinkan bahwa kasus tersebut tidak akan terbukti. Pasalnya, mahar politik yang disebut-sebut itu memang tidak ada. Bahkan, Habiburokhman mengaku sudah berkomunikasi secara personal dengan Andi. Hasilnya, Andi justru mempertanyakan adanya pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan kasus tersebut. ’’Kok nafsu banget sih, gue udah nggak nyaman,’’ tutur Habiburokhman yang menirukan Andi.

Secara internal, lanjut Habiburokhman, persoalan antara pihaknya dan Andi Arief sudah klir. Kegaduhan justru muncul dari pihak luar. ”Seharusnya si pelapor yang membuktikan bahwa Sandiaga memang memberi mahar. Jangan dibalik-balik, kami yang membuktikan bahwa tidak ada mahar,’’ tambahnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menjelaskan bahwa Andi memang belum bisa memenuhi undangan Bawaslu. Sebab, Andi sedang menemani ayahnya yang sedang sakit di Lampung. ”Ayahnya sudah sangat sepuh,” terang dia.

Menurut Jansen, Andi sebenarnya pernah menawarkan opsi kepada Bawaslu dalam memberikan keterangan. Yaitu, dengan video call, keterangan tertulis, atau memberikan keterangan melalui Bawaslu Lampung. Namun, Bawaslu tidak menerima opsi yang diajukan Andi.

Jika Andi dipanggil lagi pada Senin, Jansen ragu dia bisa hadir. Sebab, rekannya itu masih mendampingi ayahnya yang sakit. Dia belum bisa memastikan kapan koleganya tersebut bisa memenuhi undangan Bawaslu.

Terkait mahar politik yang dilaporkan ke Bawaslu, Jansen meminta ada identifikasi pelapor. Apalagi, alumnus Universitas Airlangga itu mendengar kabar bahwa pelapor punya afiliasi ke kubu lawan politik pengusung paslon Prabowo-Sandi. Jika itu benar, dia minta kubu seberang tidak mencampuri urusan rumah tangga orang. ”Urusi saja kasus kardus durian,” ucap Jansen.(byu/lum/c10/fat/das)
KOMENTAR
Berita Update
Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK
Rabu, 13 November 2018 - 20:47 wib
Stan Lee Wafat, Para Superhero Berduka

Stan Lee Wafat, Para Superhero Berduka
Rabu, 13 November 2018 - 19:37 wib
Polri Teliti Kemungkinan Hoaks by Design

Polri Teliti Kemungkinan Hoaks by Design
Rabu, 13 November 2018 - 18:23 wib
Dianiaya, Warga Guntung Meregang Nyawa

Dianiaya, Warga Guntung Meregang Nyawa
Rabu, 13 November 2018 - 18:00 wib

Empat Desa di Pelalawan Banjir
Rabu, 13 November 2018 - 17:15 wib

Jalan Rusak Koto Gasib Berbahaya
Rabu, 13 November 2018 - 17:00 wib
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK
Rabu, 13 November 2018 - 16:56 wib

Momen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Rabu, 13 November 2018 - 16:45 wib

Sungai Siak dan Burung Serindit Promosikan Riau
Rabu, 13 November 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Janji Sandiaga di Pasar Tanjung Pura

Senin, 12 November 2018 - 01:19 WIB

Partai Golkar Kritik Kinerja KPU

Sabtu, 10 November 2018 - 17:32 WIB

Besok, Terakhir Pengiriman Berkas Penerimaan Komisioner KPU
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini