Daftar Haji 2018, Berangkat 2036

Pekanbaru Selasa, 28 Agustus 2018 - 10:54 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) – Keinginan umat muslim Kota Pekanbaru untuk menunaikan ibadah haji terbilang tinggi. Jumlah pendaftar terus meningkat. Setiap tahunnya ada sebanyak 3.000 pendaftaran baru. Mendaftar tahun ini, JCH diperkirakan baru bisa berangkat sekitar 18 tahun mendatang.

Kelapa Seksi (Kasi) Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Defizon Noer mengatakan, tingginya animo masyarakat Kota Pekanbaru untuk menunaikan ibadah haji ini menyebabkan panjangnya waiting list atau antrean keberangkan ke tanah suci Makkah. Sementara kuota jamaah calon haji yang diberangkatkan setiap tahun hanya berkisar seribuan jamaah.

“Daftar tunggu sampai tahun 2036. Satu tahun lebih kurang 3.000 orang (daftar haji, red),” ujar Defizon kepada Riau Pos, Senin (27/8).

Dijelaskannya, penambahan kuota untuk jamaah Pekanbaru sendiri sampai sekarang belum terjadi. Kuota untuk Pekanbaru ditetapkan Kemenag Provinsi Riau, kuota Pekanbaru yang tertinggi dibanding dengan kuota kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Setiap JCH ingin segera dapat menunaikan ibadah haji. Diharapkan adanya penambahan kuota jamaah setiap tahunnya.

Hal itu seperti disampaikan Abdul, JCH  Kota Pekanbaru. Ia berharap ada kebijakan terbaru dengan penambahan kuota haji Kota Pekanbaru. Di mana Pekanbaru juga merupakan paling panjang daftar tunggu keberangkatan ke tanah suci Makkah.

“Ya harapannya bisa cepat menunaikan ibadah haji. Namun daftar tunggunya belasan tahun lagi. Mudah-mudahan ada penambahan kuota ke depannya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Dito. Salah satu calon jamaah Pekanbaru ini juga berharap ada penambahan kuota. Sehingga panjangnya daftar tunggu bisa cepat dikurangi. Untuk bisa ke tanah suci ia harus menuggu sekitar sembilan tahun lagi.

“Kalau ada penambahan kuota kan bisa lebih cepat antreannya. Tetapi sudah saya tanyakan namun pihak Kemenang juga tidak tahu,” katanya.

Pendaftaran jamaah haji di kantor Kemenag Kota Pekanbaru. Petugas siap memberikan pelayanan. Bagi masyarakat yang belum mengetahui syarat dan lainnya bisa datang dan konsultasi dengan petugas.(ilo)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook