Imunisasi MR Tanpa Pemaksaan
Selasa, 28 Agustus 2018 - 13:40 WIB > Dibaca 365 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pascapertemuan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Tanah Air akhir pekan lalu di Jakarta.


Pemprov Riau akan mengumpulkan seluruh bupati dan walikota se-Riau guna menindaklanjuti imunisasi Measles Rubella (MR). Waktu yang sudah berjalan hampir sebulan dalam pemberian vaksin dari India tersebut, di Riau realisasinya masih sangat rendah, baru 13 persen dari target 95 persen.


Adanya kekhawatiran masyarakat yang enggan anaknya diimunisasi MR serta penolakan beberapa daerah, menurut Kepala Diskes Riau Hj Mimi Yuliani Nazir merupakan hal yang wajar. Namun pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, tetap melaksanakan program imunisasi MR tersebut tanpa ada pemaksaan.


‘’Artinya bagi masyarakat yang menyadari arti penting imunisasi tersebut bagi kesehatan anaknya, silahkan imunisasi, namun bagi yang enggan juga tidak apa-apa,” kata Mimi kepada Riau Pos, Senin (27/8).


Pelaksanaan Imunisasi MR yang berpegang pada surat Kemenkes RI, edaran Kemendagri, dan Fatwa MUI. Maka di Provinsi Riau tetap berjalan dan sudah mendapat arahan dari pemerintah pusat. Menindaklanjutinya pemprov akan mengumpulkan bupati/wako, kadiskes, kadisdik, MUI, kadisnaker, kadis DPMPTSP se-Riau.


‘’Seluruhnya kami undang untuk duduk bersama setelah pertemuan di pusat. Diharapkan Pemkab/Pemko dapat menyepekati pelaksanaan imunisasi sesuai aturan,” harapnya.


Diskes Riau tegas Mimi tetap menjalankan imunisasi kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun tersebut. Meskipun masih rendah realisasinya namun kadiskes optimis waktu hingga akhir September dapat terlaksana imunisasi yang lebih tinggi nantinya dengan mendekati target sampai 95 persen.


‘’Sekarang 13,7 persen, mudah-mudahan bisa digenjot dengan waktu sampai akhir September nanti,” sambungnya.


Diungkapkan Mimi, imunisasi MR yang dicanangkan pemerintah melalui program kesehatan sangat besar artinya masyarakat. Sebab ia juga sudah bertemu dengan salah satu orang tua dari 80 lainnya yang anaknya menderita Rubella. “Mereka bercerita anaknya ada yang tuli, juga dampak lainnya karena terserang Rubella ini,” pungkasnya.(egp)
KOMENTAR
Berita Update
Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN
Kamis, 20 September 2018 - 01:22 wib
Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century
Kamis, 19 September 2018 - 20:21 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film
Kamis, 19 September 2018 - 20:00 wib
Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia
Kamis, 19 September 2018 - 19:30 wib
13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor

13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor
Kamis, 19 September 2018 - 19:00 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba
Kamis, 19 September 2018 - 18:30 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau
Kamis, 19 September 2018 - 18:00 wib

Sekda Lantik Pengurus HNSI Tembilahan Hulu
Kamis, 19 September 2018 - 17:45 wib
Resmi Umumkan Penerimaan CPNS

Resmi Umumkan Penerimaan CPNS
Kamis, 19 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Manajemen Stres

Jumat, 14 September 2018 - 18:47 WIB

Penyakit Bisa Pengaruhi Kepribadian

Senin, 10 September 2018 - 17:33 WIB

Bupati Irwan Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi MR

Jumat, 07 September 2018 - 19:30 WIB

FK Unri Sukses Gelar Disleksia

Rabu, 05 September 2018 - 11:05 WIB

Tersedia Layanan Cuci darah

Rabu, 29 Agustus 2018 - 16:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN