Komite Sekolah SMAN 14 Masih Dibekukan
Paguyuban Wali Murid Harus Aktif
Rabu, 29 Agustus 2018 - 09:24 WIB > Dibaca 698 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Forum Komite SMA, SMK dan SLB Provinsi Riau terus menyoroti SMA Negeri 14 Kota Pekanbaru. Sejak dibekukan kepengurusan komite di sekolah tersebut, sekolah dilarang memungut uang komite.  

Sekitar Juli 2018 silam, pihak sekolah membuat kebijakan untuk membekukan kepengurusan komite di sekolah itu. Alasannya, karena komite dinilai tidak sejalan dengan sekolah dimana fungsi komite sebagai mitra sekolah. Namun pihak komite dianggap terlalu intervensi sekolah.

Keputusan pihak sekolah yang membekukan kepengurusan komite saat ini bahkan direstui forum komite SMA Provinsi Riau tersebut. Pascapembekuan komite itu, berbagai kendala belakangan terjadi. Pembekuan komite menyebabkan pihak sekolah tidak bisa memungut uang komite yang dilarang sejak pembekuan.

Untuk itu Ketua Forum Komite SMA, SMK dan SLB  Riau Delisis Hasanto menyarankan agar pihak SMAN 14 Pekanbaru membentuk paguyuban. Jika tidak, maka gaji guru yang diambil dari uang komite tidak dapat digunakan. Alhasil guru honor di sekolah tidak digaji.

“Khusus SMAN 14 diminta peran aktif dari paguyuban orang tua murid di setiap kelas,” ujar Delisis Hasanto kepada Riau Pos, Selasa (28/8).

Delisis menambahkan, masih ada sekolah yang mengharapkan uang komite untuk membayar gaji para guru honor. Sementara Delisis sendiri tidak menyebutkan apakah ada guru honor  di SMAN 14 Pekanbaru yang mendapatkan gajinya dari uang komite. Jika ada, maka ia meminta ada peran aktif dari peguyuban itu.

“Masih ada sekolah yg mengharapkan tambahan uang komite untuk gaji honor guru. Karena belum terdaftar di Disdik hal tersebut merupakan kebijakan kasek dengan komite untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar,” katanya.(gem)


Laporan JOKO SUSILO, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Enam Putra dan Putri Meranti Dikirim ke Ponpes Pulau Jawa
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Jumat, 18 Januari 2019 - 18:00 WIB

Tanamkan Pentingnya Pendidikan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:00 WIB

Bupati Bangga Miliki UK PAUD

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:15 WIB

Persiapan UN, Sekolah Kebut Materi Pelajaran

Selasa, 15 Januari 2019 - 10:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us