Insentif Guru Honor Terancam Dirasionalisasi
Rabu, 29 Agustus 2018 - 12:44 WIB > Dibaca 475 kali Print | Komentar
Insentif Guru Honor Terancam Dirasionalisasi
M Noer
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Alih-alih melakukan penambahan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru justru terancam mengurangi jumlah guru honor. Hal ini tak lain dampak dari rasionalisasi anggaran.  

Kondisi ini merupakan pilihan sulit bagi pemko, karena jumlah guru yang mengajar di tingkat pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) terus berkurang. Karena banyak yang pensiun, namun di satu sisi penambahan urung bisa dilakukan, sebab sejak beberapa tahun lalu sudah tidak ada penerimanan calon pegawai negeri sipil (CPNS).  

Sebagai solusi, maka diperkerjakan guru honor, akan tetapi nasibnya tengah terancam, lantaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan melakukan dua pilihan pengurangan atau menghentikannya.

Pengurangan atau penghentian ini karena anggaran alokasi insentif bagi mereka sekitar Rp500 ribu-Rp600 ribu perbulan putus. Sedangkan gaji yang diterima sekitar Rp400 ribu perbulan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) dinilai tidak mencukupi.  

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru M Noer MBS ketika dikonfirmasi terkait persoalan ini mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap anggaran dirasionalisasi yang berdampak pada pengurangan guru honor.

“Maka kami lihat dulu, yang di mana dikurangi (rasionalisasi, red). Karena yang kita kurangi bukan untuk honor, tapi kegiatan sifat tidak terlalu wajib,” ujar M Noer MBS kepada Riau Pos, Selasa (28/8) kemarin.

Lanjut M Noer, apabila rasionalisasi dilakukan terhadap kegiatan yang diprioritaskan dan sifatnya wajib, maka dilakukan evaluasi sehingga pelaksanaan aktivitas tidak terkendala.  

Ditambahkan mantan Asisten I Bidang Pemerintahan Setko Pekanbaru, pihaknya selalu menyampaikan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak membenturkan rasionalisasi dengan menyangkut orang banyak.  

“Jangan benturkan rasionalisasi dengan yang seperti itu. Kegiatan seperti perjalanan dinas dan buat acara lain-lain, mereka diam-diam. Tapi yang menyangkut orang banyak diadunya ke sana,” jelas Sekko.  

Selain itu dikatakan dia, pihaknya memiliki data terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan OPD. Di mana rasionalisasi dikenakan pada kegiatan-kegiatan fisik, seperti pengurangan pembangunan gedung sekolah dan lain sebagainya.  

“Lebih banyak di kegiatan fisik, yang tidak wajib. Kalau menganggu tidak akan kami rasionalisasi,” ungkapnya.  

Terkait rasionalisasi di Disdik Kota Pekanbaru dipaparkannya, memang pada anggaran murni mengalami pengurangan, tapi perubahan bertambah. Karena ada tambahan dana masuk dari pemerintah pusat.

 “Di mereka (Disdik, red) banyak uang masuk. Secara keseluruhan di Disdik itu bertambah. Karena ada uang yang datang dari pusat yang sudah ada peruntukannya,” tambahnya.  

Uang masuk dari pusat yang dimaksud dia, merupakan kegiatan dari program-program yang pembiayaanya berasal dari dana alokasi khusus (DAK). “Ketika banyak program DAK, itu yang kami minta dimamfaatkan,” jelas Noer.  

Sementara itu, untuk menutupi kekurangan guru, pemko masih menerima pegawai pindahan dari luar derah terutama tenaga pengajar dan tenaga kesehatan. Meski pemko melakukan moratorium pegawai pindahan.

“Kami masih menampung pegawai pindahan terutama guru dan tenaga kesehatan. Ini cara untuk menutup kekurangan,” tutur M Noer lagi.(gem)

Laporan RIRI RADAM, Kota



KOMENTAR
Berita Update
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos
Rabu, 18 September 2018 - 19:30 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3
Rabu, 18 September 2018 - 19:00 wib
Lima Keuntungan Menggunakan  Aplikasi Kasir Online Kawn

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn
Rabu, 18 September 2018 - 18:41 wib
8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan
Rabu, 18 September 2018 - 18:30 wib
Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi
Rabu, 18 September 2018 - 18:00 wib

Rider Berbagai Provinsi Bakal Ramaikan Jakjar 5
Rabu, 18 September 2018 - 17:30 wib
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Rabu, 18 September 2018 - 17:00 wib

OOTD Jadi Inspirasi Fashion Bagi Banyak Orang
Rabu, 18 September 2018 - 17:00 wib
Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Australia Diserang Stroberi Berisi Jarum
Rabu, 18 September 2018 - 16:44 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
AJI Pekanbaru Kirim Delegasi ke Festival Media 2018 di Pontianak
Bersengketa, Gerbang Unri Ditutup

Selasa, 18 September 2018 - 11:10 WIB

304 Formasi CPNS Segera Diumumkan

Selasa, 18 September 2018 - 10:22 WIB

Spesialis Curat Dibekuk Polisi

Selasa, 18 September 2018 - 10:10 WIB

Audit Lampu PJU Belum Terealisasi

Senin, 17 September 2018 - 10:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini