Ali Suseno: Waspada Penipuan
Retribusi Sampah, Satu Rumah Dipungut Rp30 Ribu
Jumat, 31 Agustus 2018 - 09:27 WIB > Dibaca 1539 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Menjadi pertanyaan bagi masyarakat Kota Pekanbaru, setelah pengelolaan sampah diserahkan kepada pihak ketiga, tidak hanya satu perusahaan tapi ada dua perusahaan yang mengelola sampah Pekanbaru yang dibagi dalam tiga zona, dua zona diswastanisasi sedangkan satu zona lagi oleh Pemko Pekanbaru langsung.  

Lalu, apakah masih ada pungutan retribusi sampah? Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat. Kepada Riau Pos, seorang warga Jalan Punai, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Eva, menuturkan, Juli kemarin datang seorang yang mengaku petugas kebersihan Pekanbaru, meminta uang retribusi sampah kepadanya.

Tidak tanggung-tanggung besarannya mencapai Rp30 ribu. Sementara rumah yang ditempati sampahnya hanya sampah dapur. ‘’Apakah ini benar ada pungutan sebesar itu,’’ katanya, Kamis (30/8).

Saat itu disebutkannya, orang yang datang itu membawa kertas retribusi tapi terbaca olehnya bukan untuk Kecamatan Sukajadi. ‘’Surat tanda sudah membayarnya sepertinya tidak untuk Kecamatan Sukajadi, tapi lupa saya kecamatan mana,’’ tambahnya lagi.

Anehnya lagi, sederetan dengan rumah tempat tinggalnya, rumah tetangga, malah tidak ada dimintai uang sampah. ‘’Tentu ini kami minta penjelasan dari Pemko, dalam hal ini dinas yang membidangi sampah. Apakah pungutan itu resmi, karena kalau resmi tentu tidak keberatan, dan jelas tidak akan sebesar itu uang sampahnya Rp30 ribu,’’ paparnya lagi.

Menanggapi keluhan warga ini, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ali Suseno, menegaskan, agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan merespon persoalan ini. apakah sudah ada melakukan sosialisasi sampai kepada masyarakat. Jika belum untuk segera disampaikan.

‘’Karena jika ada petugas yang ditugaskan harus jelas ciri-cirinya seperti apa,’’ saran Suseno.

Sosialisasi yang dimaksud Suseno, agar sampai dan dilakukan secara terus menerus.

‘’Harus melibatkan camat, lurah, RT dan RW dalam sosialisasi aturan apapun. Ajak semua pihak untuk sama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat,’’ paparnya.


KOMENTAR
Berita Update
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Jangan Percaya Oknum Mengaku Pegawai Bapenda
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 wib
Integritas Halal Science and Technology
Univrab Gelar Senastek 2018
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 wib
Jadi Pilot Project Program SKS

Jadi Pilot Project Program SKS
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 wib
Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:35 wib
Lima Tiang Reklame Dipotong

Lima Tiang Reklame Dipotong
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 wib
Pemko Harus Proaktif
Terkait Master Plan Banjir
Pemko Harus Proaktif
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:45 wib
DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang

DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:35 wib

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:29 wib
Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak

Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:25 wib
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Oknum Lurah Terkena OTT
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Univrab Gelar Senastek 2018

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 WIB

Jadi Pilot Project Program SKS

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 WIB

Lima Tiang Reklame Dipotong

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 WIB

Targetkan Juara Umum Kembali

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:00 WIB

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Gelar Studi Banding Ke Industri
Sagang Online
loading...
Follow Us