Surat Orang Dekat Kim Jong Un Bikin Korea Panas Lagi
Jumat, 31 Agustus 2018 - 18:16 WIB > Dibaca 585 kali Print | Komentar
PYONGYANG (RIAUPOS.CO) - Sepekan terakhir, hubungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) tegang lagi. Setelah membuat Pyongyang berang karena tiba-tiba membatalkan kunjungan Menlu Mike Pompeo, Washington bikin Korut makin geram Selasa (28/8). AS menjadwalkan kembali latihan militer gabungan dengan Korea Selatan (Korsel). 

Menteri Pertahanan James Matis menegaskan bahwa latihan perang AS-Korsel kembali normal tahun depan. ”Kami tidak punya rencana untuk menunda simulasi lagi di masa depan,” ungkapnya sebagaimana dikutip The Guardian. Dia menambahkan bahwa pembatalan latihan militer gabungan tahun ini lebih dari cukup. 

Washington membekukan seluruh jadwal latihan militer gabungan AS-Korsel setelah Pyongyang menunjukkan iktikad baik soal nuklir. Pemerintahan Donald Trump menganggap Korut sportif dengan mewujudkan denuklirisasi. Tapi, belakangan aktivitas pembongkaran fasilitas nuklir Korut berhenti. AS pun berubah sikap. ”Trump baru saja mengakui kalau pembicaraan (AS-Korut) tersendat. Jika gagal, semuanya akan kembali ke nol,” ujar Vipin Narang, pakar keamanan di Massachusetts Institute of Technology, kepada Channel News Asia. 

     Dalam konferensi pers, Mattis menegaskan bahwa kerja sama militer AS dan Korsel akan kembali normal. Simulasi perang rutin dua negara pun akan kembali dijadwalkan. Satu tahun dua negara sekutu itu menghelat minimal dua latihan perang gabungan. Kemarin (29/8) CNN melaporkan bahwa keputusan AS untuk menormalkan aktivitas militernya dengan Korsel terpicu surat Kim Yong-chol. 

Wakil penasihat pemerintah Korut yang juga orang dekat Kim Jong-un itu melayangkan protes kepada Trump secara tertulis. Dia menganggap AS tak serius berdamai dengan Korut. Sebab, ancaman sanksi masih tetap nyata. 

Di ujung suratnya, konon, Yong-chol mengancam Trump. Jika negosiasi damai gagal, Korut akan kembali melanjutkan program nuklirnya untuk membuat senjata. (bil/c6/hep) 
KOMENTAR
Berita Update

Kapal Eastern Glory “Tabrak” Jembatan 2 Barelang
Rabu, 23 Januari 2019 - 18:46 wib
Calon Tuan Rumah  Bawa Kepala Daerah

Calon Tuan Rumah Bawa Kepala Daerah
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:25 wib
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Australia Tak Ingin Bebas Bersyarat

Selasa, 22 Januari 2019 - 10:25 WIB

Atletico Belum Tentu Beli Morata

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:25 WIB

Ditawarkan ke Klub Italia

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:15 WIB

Anthony Ginting Belum Terbendung

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:25 WIB

Wozniacki ke Babak Ketiga

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:15 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us