Depan >> Berita >> Hukum >>
Diperkosa Staf Universitas, Siswi SD Hamil 7 Bulan
Jumat, 31 Agustus 2018 - 23:36 WIB > Dibaca 1652 kali Print | Komentar
Diperkosa Staf Universitas, Siswi SD Hamil 7 Bulan
Berita Terkait





KOTA (RIAUPOS.CO) - NI (47) tampak begitu gelisah, ia tak tau harus berbuat apa setelah mengetahui anaknya mengandung usia 7 bulan.

Bejatnya lagi, korban yang masih menduduki Sekolah Dasar (SD) kelas VI di Pekanbaru tersebut, diperkosa oleh dua orang staf di salah satu Universitas di Pekanbaru secara berulang kali.

Kepada Riau Pos orang tua korban mengatakan, awalnya ia mengetahui anaknya tersebut lagi hamil, karena kondisi anaknya yang mual-mual ketika hendak makan.
Setelah menanyakan korban, tentang perihal yang dialminya, saat itu sang anak hanya bisa diam dan terus mengakatakan perutnya terus memilin.
Tak kuasa menahan derita sang anak, waktu itu kedua orang tua korban membawa korban ke salah satu Puskesmas terdekat.

"Waktu itu dokter mengatakan kalau anak saya hanya masuk angin aja," ujarnya.
Namun semakin hari, melihat kondisi perut korban yang semakin membesar, tetangganya pun curiga hingga menyarankan solusi.

"Waktu itu tetangga saya yang kasih solusi, tidak beberapa lama kami pergi beli alat pendekteksi kehamilan," ucapnya.

Setelah bersama-sama melakukan pemeriksaan, ternyata anak korban positive hamil menjani 5 bulan pada bulan puasa lalu.

Saat ditanya, anak korban akhirnya mengakui bahwa ia selalu dibawa ke hotel dan lainnya bersama dua orang lelaki.

"Dia memanggil pelaku ayah, saat itu dia mengatakan takut dan jangan menceritakan hubungannya tersebut, karena ia takut pelaku" ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, ibu korban akhirnya didampingi Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan Anak Riau (LBP2AR), Rosmaini melaporkan kasus tersebut.

"Korban sudah mengaku, kalau dia sering diajak. Kedua pelaku ini antara atasan dan bawahan yang bekerja di Universitas swasta," ucap Rosmaniani.

Lewat LBP2AR, kasus inipun dilaporkan ke Polresta Pekanbaru. Laporan pertama 13 Juli 2018 yang melaporkan pelaku inisial US yang usianya diperkirakan 60 tahun. Selanjutnya, laporan 7 Agustus 2018 dengan dugaan pelaku inisial RP usia diperkirakan 55 tahun.

"Kami telah membuat laporan sudah dua kali dilakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau, menurut korban, dia bergantian melayani keduanya. Dimana US merupakan anak buahnya RP," katanya.

Terkait hal tersebut, ia telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian Polresta Pekanbaru dan berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah merespons kasus itu.
"Mudah mudahan kasusnya cepat selesai karena kasihan orang tua korban merupakan seorang pemulung," tuturnya.

Waka Kapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencabulan tersebut. "Kasus lagi kami tangani," singkatnya.

Supriadi selaku Humas salah satu Universitas tersebut, mengaku bahwa pihaknya dan rektor telah mengatahui peristiwa tersebut. "Kami telah mengetahui, kasus hukum telah kami serahkan ke Polresta Pekanbaru," ujarnya kepada Wartawan.(man)


KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Tak Langgar Hukum

Rabu, 14 November 2018 - 13:51 WIB

Murid SD Tewas Ditabrak Bus Sekolah

Rabu, 14 November 2018 - 12:06 WIB

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Selasa, 13 November 2018 - 20:47 WIB

KPK Dalami Motif Pertemuan James Riady dengan Neneng Hassanah
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Selasa, 13 November 2018 - 16:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us