112 Terminal BBM Pertamina Siap Salurkan B20 yang Ramah Lingkungan
Senin, 03 September 2018 - 17:33 WIB > Dibaca 332 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam rangka mendukung kebijakan mandatory Biodisel 20 persen (B20) yang mulai diimplementasikan pada 1 September 2018, PT Pertamina (Persero) menyatakan 112 Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) telah siap menyalurkan B20 kepada pengguna akhir. Kesiapan tersebut sebagai bentuk kontribusi Pertamina dalam menjalankan kebijakan pemerintah.

Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyampaikan sejak 1 September 2018, tidak akan ada lagi produk B0 di pasaran, dan keseluruhannya berganti dengan B20. “Apabila Badan Usaha BBM tidak melakukan pencampuran, dan Badan Usaha BBN tidak dapat memberikan suplai FAME (Fatty Acid Methyl Ester) ke BU BBM akan dikenakan denda yang cukup berat, yaitu Rp6.000 perliter,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (1/9).

Produk B0 nantinya hanya untuk Pertadex atau Diesel Premium. Beberapa pengecualian dapat diberlakukan terutama terhadap Pembangkit Listrik  yang menggunakan turbine aeroderivative, alat utama sistem senjata (alutsista), dan lain-lain. Terhadap pengecualian tersebut digunakan B0 setara Pertadex.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, dari keseluruhan TBBM yang dimiliki perusahaan, saat ini sebanyak 60 terminal sudah menyalurkan B20 bersubsidi, sementara 52 lainnya belum bisa menyalurkan B20 karena belum ada pasokan FAME dari Badan Usaha yang memproduksi Bahan Bakar Nabati (BBN).

“Untuk mendorong peningkatan jumlah pengguna bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan ini, kami sudah siap dan seluruh fasilitas Pertamina sudah siap 100 persen untuk mencampur dan menyalurkan biodiesel sebagai implementasi kebijakan mandatori B20,” ujar Nicke.

“Bila seluruh fasilitas BBM ini telah menerima pasokan FAME, maka potensi penambahan penyaluran B20 akan dapat dilaksanakan secara optimal. Sehingga Pertamina juga akan berkontribusi untuk mempercepat pelaksanaan peta jalan bauran energi nasional,” katanya.

Dari 60 Terminal BBM yang telah menyalurkan B20 Pertamina mencatat sejumlah TBBM dengan penyaluran tertinggi seperti TBBM Jakarta Group, TBBM Kotabaru Group, TBBM Surabaya dan TBBM Balikpapan.

Pemerintah mencanangkan mandatory B20 per 1 September 2018 sebagai upaya untuk mengurangi impor migas, sehingga bisa memperbaiki neraca perdagangan karena mengurangi penggunaan devisa.(srs/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Schneider Electric Garap Pasar Rumah Sakit Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 14:33 WIB

Komunitas BR-V Meriahkan Showroom Event Honda Soekarno Hatta
Daihatsu Hadir di GIIAS Surabaya Auto Show 2018

Selasa, 25 September 2018 - 14:15 WIB

Komunitas WA Group  Berbagi Edukasi UMKM

Selasa, 25 September 2018 - 13:57 WIB

Verdivir Juara I MBtech Awards 2018 di Palembang

Selasa, 25 September 2018 - 13:40 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini