Kurir Mengaku Mendapat Upah Rp10 Juta
Polisi Amankan 5.000 Butir Pil Ekstasi
Selasa, 04 September 2018 - 09:55 WIB > Dibaca 309 kali Print | Komentar
Polisi Amankan 5.000 Butir Pil Ekstasi
BARANG BUKTI: Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto (kiri) bersama Kasat narkoba AKP Budi Nasuha (kanan) menunjukkan barang bukti narkoba pil ekstasi saat gelar perkara di Banda Aceh, Senin (3/9/2018). (HENDRI/JPG)
ACEH (RIAUPOS.CO) - Polres Banda Aceh menangkap warga Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara berinisial J (29) sekitar 9.00 WIB, Ahad (2/9). Ia diduga kuat merupakan kurir narkoba jenis ekstasi. Bersamanya polisi turut mengamankan barang bukti 5.000 butir ekstasi. 

Menurut Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno tersa­ngka ditangkap di samping halte di depan Barata, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. “Kami menangkapnya di atas kendaraan motor, saat hendak mengantarkan barang tersebut pada seorang yang telah menunggunya di jalan tersebut,” sebut Trisno, Senin (3/9).

Katanya, J merupakan kurir yang me­ngantarkan barang, sementara  pengirim dan penerima barang masih dalam proses pengejaran pihaknya. “Jaringan mereka terputus-putus, si pengantar ini tidak tahu siapa yang menerima. Serta juga tidak tahu pengirim, ia dapatkan barang lalu antar. Namun saat ini pemilik barang dan yang menerima masih kita lakukan pengejaran,”ujarnya.

Ia menjelaskan tersangka ditangkap sedang duduk di atas sepeda motor miliknya, sedang memegang atau menguasai satu kantong plastik warna hitam. Didalamnya ada 10 bungkusan  plastik warna bening, setiap bungkusnya terdapat 500 pil warna merah jambu diduga ekstasi.

“Setelah kita lakukan introgasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti narkotika jenis ekstasi tersebut adalah milik orang yang tersangka pernah berjumpa dan hanya berhubungan dengan HP bernama M. Tersangka hanya diperintahkan untuk membawa sambil menunggu arahan kepada siapa diberikan. Ia mendapat imbalan uang sebesar Rp10 juta,” jelasnya.

Untuk narkotika jenis ekstasi, sebut Kapolresta di Kota Banda Aceh baru kali ini didapatkan. Untuk itu ia menghimbau masyarakat untuk mengawasi dan bila ada melihat segera melapor pada pihaknya. “Kami yakin ini baru beredar, agar tidak merebak kemana-mana. Kami harapkan semua pihak untuk sama melakukan pemberatasan terhadap barang haram itu,” ujarnya.(ibi/mai/das)
KOMENTAR
Berita Update
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos
Selasa, 18 September 2018 - 19:30 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3
Selasa, 18 September 2018 - 19:00 wib
Lima Keuntungan Menggunakan  Aplikasi Kasir Online Kawn

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn
Selasa, 18 September 2018 - 18:41 wib
8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan
Selasa, 18 September 2018 - 18:30 wib
Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi
Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Rider Berbagai Provinsi Bakal Ramaikan Jakjar 5
Selasa, 18 September 2018 - 17:30 wib
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Selasa, 18 September 2018 - 17:00 wib

OOTD Jadi Inspirasi Fashion Bagi Banyak Orang
Selasa, 18 September 2018 - 17:00 wib
Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Australia Diserang Stroberi Berisi Jarum
Selasa, 18 September 2018 - 16:44 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
17,29 Gram  Barang Bukti Sabu Dimusnahkan

Selasa, 18 September 2018 - 10:32 WIB

Menyamar, Polisi Bekuk Pengedar Sabu

Senin, 17 September 2018 - 16:00 WIB

Bandar Narkotika Rp3,1 Miliar Terputus

Senin, 17 September 2018 - 10:15 WIB

Pemilik Kedai Kopi Terancam 10 Tahun

Senin, 17 September 2018 - 09:36 WIB

Minta Jatah Dana Rehab Gempa Lombok, Oknum DPRD Mataram Diringkus
Sagang Online
loading...
Follow Us