Kota Tua Padang, Wisata Sejarah yang Perlu Sentuhan
Selasa, 04 September 2018 - 10:31 WIB > Dibaca 429 kali Print | Komentar
Kota Tua Padang, Wisata Sejarah yang Perlu Sentuhan
KUSAM: Sejumlah bangunan di Kota Tua Padang terlihat kusam. (RIKI CHANDRA/JPG)
PADANG (RIAUPOS.CO) - Kawasan kampung Cina yang kerap disebut Kota Tua di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dianggap berpotensi untuk kawasan objek wisata. Pasalnya, puluhan bangunan tua yang sebagian sempat roboh akibat gempa 2009 silam, masih alami untuk dinikmati.

Hal ini disampaikan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar, Nurmatias usai menghadiri rapat teknis bersama tim International Council on Monuments and Sites (ICOMOS), di ruang rapat Kantor Gubernur Sumbar, Senin (3/9).

Mereka datang untuk mengevaluas pengusulan Tambang Batu Bara Ombilin (TBBO) Sawahlunto, menjadi Warisan Budaya Dunia. Nurmantias berharap, Pemko Padang dapat memanfaatkan potensi tersebut. Dengan kata lain, tidak menyia-nyiakan bangunan kota dengan keadaan tidak terurus. “Pemanfaatan dan pelestarian Kota Tua sebagai objek wisata sejarah akan berdampak pada pariwisata  dan geliat perekonomian masyarakat,” kata Nurmantias.

Paling tidak, terang Nurmantias, jumlah bangunan tua di Kota Padang, khususnya Kecamatan Padang Selatan mencapai lebih dari 70 unit. Bangunan itu menurutnya, tidak saja untuk kawasan wisata sejarah. Namun, juga dapat dijadikan sumber perekonomian. Seperti cafe, penginapan dan sebagainya. “Semakin dibenahi (Kota Tua) itu, tentunya semakin indah dan menarik pengunjung ke kota Padang,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumbar, Budiman juga mendorong Pemko Padang mempersiapkan wisata heritage salah satunya kota tua. Karena, wisatawan itu suka mencari hal yang baru untuk ditonjolkan. Tidak hanya wisata pantai, namun perlunya kunjungan ke lokasi bersejarah. “Jadi kita ingin menonjolkan hal yang baru. Dimana, kota tua merupakan lokasi yang patut dikunjungi wisatawan karena menyimpan banyak sejarah,” ujarnya.(rcc/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Ribuan Alumni SMEA Negeri Hadiri Reuni Akbar
Senin, 24 September 2018 - 09:12 wib

Konsumsi Beras Premiun Menurun
Senin, 24 September 2018 - 08:46 wib
Polisi Terus Kembangkan Kasus Pencurian Motor

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pencurian Motor
Senin, 24 September 2018 - 08:17 wib
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 19:52 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi
Senin, 23 September 2018 - 19:47 wib
Alamaaak!
Ditabrak Emak-Emak
Senin, 23 September 2018 - 19:46 wib
Kawasan Fakultas Perikanan Universitas Riau
Refresh di Waduk Hijau
Senin, 23 September 2018 - 19:44 wib
Warga Resah dengan Kandungannya
Anggur Murah Laris Manis Terjual
Senin, 23 September 2018 - 19:40 wib
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
PWNU Riau Sambangi LAMR
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
Senin, 23 September 2018 - 17:50 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Beruang Madu Terkena Jeratan Babi

Rabu, 19 September 2018 - 14:30 WIB

Sekolah Digusur, Pilih Belajar di Lantai DPRD Batam

Selasa, 18 September 2018 - 13:57 WIB

Bersihkan Sisa Banjir, Belajar Ditunda

Selasa, 18 September 2018 - 13:00 WIB

Ulama di Ranah Minang Tolak Aturan Pengeras  Suara Masjid

Selasa, 18 September 2018 - 12:50 WIB

Kakek 11 Cicit dan 31  Cucu Nikah Isbat

Selasa, 18 September 2018 - 12:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us