Terkait Korupsi Pipa Transmisi
Wabup Bengkalis Diperiksa Polda
Selasa, 04 September 2018 - 13:30 WIB > Dibaca 5068 kali Print | Komentar
Wabup Bengkalis Diperiksa Polda
BERGEGAS: Wakil Bupati Bengkalis Muhammad ST MP bergegas memasuki kendaraan dan menghindar dari wartawan usai diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pipa transmisi Tembilahan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau di Pekanbaru, Senin (3/9/2018).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk kesekian kalinya, Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad kembali diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Pemeriksaan sebagai saksi ini, terkait dengan dugaan korupsi pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil).


Sebelumnya, Muhammad pernah diperiksa sebagai saksi pada pertengahan 2017 lalu. Pada Senin (3/9), Muhammad kembali diperiksa sebagai saksi. Muhammad diperiksa selama lima jam di ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. Hanya saja, pemeriksaan itu berlangsung tertutup.


Dia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB. Dia ke luar dari ruang pemeriksaan itu pukul 14.10 WIB. Saat ke luar, Muhammad yang saat itu mengenakan kemeja lengan panjang  berwarna biru muda, terlihat berjalan cepat. Ketika itu, dia didampingi dua orang pria.


Saat wartawan mencoba untuk mewawancarainya, Muhammad hanya diam. Seorang pria berkemeja ungu yang ikut mendampinginya berupaya agar wartawan tak mewawancarai Muhammad.

“Nanti saja, nanti saja ya,” kata pria berkemeja ungu itu, sambil mendorong wartawan.
Sejumlah pertanyaan pun terus dilontarkan wartawan terkait pemeriksaan tersebut. Namun Muhammad tetap bungkam. Dia bergegas menuju mobil Toyota Fortuner warna hitam, bernomor polisi H 8328 ZZ.


Sebelum memasuki mobil, Muhammad sempat melontarkan ucapan terima kasih kepada wartawan. “Makasih ya,” kata Muhammad sebelum menutup pintu mobilnya. Mobil itu pun dengan laju meninggalkan Ditreskrimsus Polda Riau yang berada di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru itu.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto membenarkan bahwa Muhammad diperiksa di Ditreskrimsus Polda Riau, terkait dengan dugaan korupsi pemasangan pipa transmisi pemasangan pipa transmisi di Tembilahan. “Yang bersangkutan (Muhammad, red), sebagai saksi kasus pengadaan pipa transmisi,” ujar Sunarto, Senin siang.


Diketahui, dalam perkara ini, sudah ada lima orang tersangka yang ditetapkan. Dua di antaranya, yakni Sabar Stevanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).


Sedangkan tiga tersangka lainnya, masih dirahasiakan oleh Polda Riau. Tak hanya kepada wartawan, Polda Riau juga merahasiakan nama tersangka kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Buktinya, tiga surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirim Polda ke Kejati, tak mencantumkan nama tersangka.


Dua SPDP diterima Kejati Riau pada Juni lalu. Kemudian satu lagi, pada pertengahan Agustus lalu. SPDP tersebut hanya menyebutkan bahwa ada penetapan tiga orang tersangka. Hanya saja, tak dicantumkan nama tersangkanya.


Saat ditanya siapa saja tiga tersangka yang ditetapkan itu, Kabid Humas Polda Riau juga belum bisa menyebutkannya. “Belum (bisa diekspos, red),” ujar Sunarto.


Namun, dari informasi yang dihimpun, dua dari tiga tersangka baru dalam SPDP tersebut, yakni dari pihak kontraktor dan konsultan pengawas. Kontraktor berinisial HA, dan Sy selaku konsultan pengawas.


Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, juga belum mau menyebutkan siapa tersangka yang baru ditetapkan itu. Tapi, dia membenarkan adanya penambahan tersangka.


Tiga tersangka baru itu, atas pengembangan dari dua tersangka awal. Dalam proses penyidikan di Polda Riau, penyidik meyakini keterlibatan kedua tersangka awal dalam penyimpangan yang mengakibatkan potensi kerugian negara Rp1 miliar lebih.


KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Senin, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Senin, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Senin, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Senin, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Senin, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

Senin, 19 November 2018 - 10:36 WIB

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Minggu, 18 November 2018 - 06:45 WIB

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Minggu, 18 November 2018 - 05:34 WIB

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Minggu, 18 November 2018 - 05:11 WIB

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Sabtu, 17 November 2018 - 19:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us