39 Warga Sipil Tewas
Selasa, 04 September 2018 - 15:51 WIB > Dibaca 286 kali Print | Komentar
39 Warga Sipil Tewas
HANCUR: Pertempuran antar kelompok bersenjata di Libya telah menyebabkan 39 orang warga sipil tewas. Terlihat sebuah mobil hancur akibat serangan roket, Ahad (2/9/2018).
TRIPOLI (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Libya yang didukung PBB mengumumkan status darurat di ibu kotanya, Tripoli, serta daerah pinggirannya. Hal ini setelah beberapa hari terjadi pertempuran sengit antarkelompok bersenjata yang berseteru. 

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (3/9), setidaknya 39 orang, termasuk warga sipil tewas dalam kekerasan dan hampir 100 orang lainnya terluka. 

“Karena situasi saat ini dalam bahaya dan demi kepentingan publik, dewan kepresidenan mendeklarasikan keadaan darurat untuk melindungi dan mengamankan warga sipil, termasuk fasilitas umum maupun pribadi serta lembaga-lembaga penting,” tegas pemerintah setempat mengatakan dalam sebuah pernyataan.  

Dilaporkan dari Tripoli, wartawan Al Jazeera Mahmoud Abdelwahed mengatakan, serangan roket mengakibatkan sejumlah warga sipil tewas. “Sejak awal bentrokan yang meletus seminggu yang lalu, banyak warga sipil tewas akibat roket acak jatuh ke daerah-daerah padat penduduk,” katanya.

Menurutnya, banyak orang menyalahkan pemerintah karena tidak bisa menghentikan konflik. Libya masuk ke dalam kekacauan setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan dan membunuh penguasa lama, Muammar Gaddafi.

Saat ini Libya memang dipimpin dua otoritas yang bersaing serta didukung berbagai kelompok bersenjata. Pertama Government of National Accord (GNA) yang berbasis di Tripoli. Ini yang diakui PBB sebagai pemerintah resmi Libya. Sementara satu lagi Dewan Perwakilan yang berbasis di Tobruk di bagian timur negara itu. Mereka mendapat dukungan dari Jenderal Khalifah Haftar.

Pertempuran di ibu kota meletus pekan lalu ketika kelompok-kelompok bersenjata dari Tripoli bentrok dengan yang lain dari satu kota ke selatan. Mereka memperebutkan kekuasaan di pemerintahan yang berbasis di barat negara itu.(ina/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau
Rabu, 19 September 2018 - 18:00 wib

Sekda Lantik Pengurus HNSI Tembilahan Hulu
Rabu, 19 September 2018 - 17:45 wib
Resmi Umumkan Penerimaan CPNS

Resmi Umumkan Penerimaan CPNS
Rabu, 19 September 2018 - 17:30 wib
HP 4 Pelajar SMP Berisi Video Porno

HP 4 Pelajar SMP Berisi Video Porno
Rabu, 19 September 2018 - 17:00 wib

Bupati Buka MTQ Kecamatan Tempuling
Rabu, 19 September 2018 - 16:45 wib

Riau Raih 3 Emas di Kejurnas Hapkido
Rabu, 19 September 2018 - 16:00 wib
BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik
Rabu, 19 September 2018 - 15:48 wib
Fahri: Jubir Jokowi Belum Ada yang Berkelas

Fahri: Jubir Jokowi Belum Ada yang Berkelas
Rabu, 19 September 2018 - 15:46 wib

Ginting Permalukan Lin Dan
Rabu, 19 September 2018 - 15:30 wib
Caleg Eks Napi  Korupsi Tak  Otomatis Lolos

Caleg Eks Napi Korupsi Tak Otomatis Lolos
Rabu, 19 September 2018 - 15:19 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Selasa, 18 September 2018 - 16:44 WIB

Topan Mangkhut  Tewaskan 59 Orang

Selasa, 18 September 2018 - 14:46 WIB

Bingung Ferrari ‘Menghilang’

Selasa, 18 September 2018 - 14:30 WIB

Marak Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Akan Gelar Pertemuan
Pengacara Najib Razak Ditangkap KPK Malaysia

Jumat, 14 September 2018 - 20:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us