39 Warga Sipil Tewas
Selasa, 04 September 2018 - 15:51 WIB > Dibaca 452 kali Print | Komentar
39 Warga Sipil Tewas
HANCUR: Pertempuran antar kelompok bersenjata di Libya telah menyebabkan 39 orang warga sipil tewas. Terlihat sebuah mobil hancur akibat serangan roket, Ahad (2/9/2018).
TRIPOLI (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Libya yang didukung PBB mengumumkan status darurat di ibu kotanya, Tripoli, serta daerah pinggirannya. Hal ini setelah beberapa hari terjadi pertempuran sengit antarkelompok bersenjata yang berseteru. 

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (3/9), setidaknya 39 orang, termasuk warga sipil tewas dalam kekerasan dan hampir 100 orang lainnya terluka. 

“Karena situasi saat ini dalam bahaya dan demi kepentingan publik, dewan kepresidenan mendeklarasikan keadaan darurat untuk melindungi dan mengamankan warga sipil, termasuk fasilitas umum maupun pribadi serta lembaga-lembaga penting,” tegas pemerintah setempat mengatakan dalam sebuah pernyataan.  

Dilaporkan dari Tripoli, wartawan Al Jazeera Mahmoud Abdelwahed mengatakan, serangan roket mengakibatkan sejumlah warga sipil tewas. “Sejak awal bentrokan yang meletus seminggu yang lalu, banyak warga sipil tewas akibat roket acak jatuh ke daerah-daerah padat penduduk,” katanya.

Menurutnya, banyak orang menyalahkan pemerintah karena tidak bisa menghentikan konflik. Libya masuk ke dalam kekacauan setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan dan membunuh penguasa lama, Muammar Gaddafi.

Saat ini Libya memang dipimpin dua otoritas yang bersaing serta didukung berbagai kelompok bersenjata. Pertama Government of National Accord (GNA) yang berbasis di Tripoli. Ini yang diakui PBB sebagai pemerintah resmi Libya. Sementara satu lagi Dewan Perwakilan yang berbasis di Tobruk di bagian timur negara itu. Mereka mendapat dukungan dari Jenderal Khalifah Haftar.

Pertempuran di ibu kota meletus pekan lalu ketika kelompok-kelompok bersenjata dari Tripoli bentrok dengan yang lain dari satu kota ke selatan. Mereka memperebutkan kekuasaan di pemerintahan yang berbasis di barat negara itu.(ina/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Senin, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Senin, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Senin, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Senin, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Senin, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Senin, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Senin, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Atletico Belum Tentu Beli Morata

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:25 WIB

Ditawarkan ke Klub Italia

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:15 WIB

Anthony Ginting Belum Terbendung

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:25 WIB

Wozniacki ke Babak Ketiga

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:15 WIB

Masjid Al Aqsa Dibuka Kembali Usai Ricuh

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us