Cina Memanas, Situs Web Australia Diblokir
Selasa, 04 September 2018 - 14:54 WIB > Dibaca 501 kali Print | Komentar
BEIJING (RIAUPOS.CO) - Cina memblokir situs website penyiaran nasional Australia karena melanggar peraturan internet Beijing. Website yang dimaksud yakni Australian Broadcasting Corporation (ABC) News. Hal itu terjadi setelah ABC mulai menjalankan program berbahasa mandarin.

Pihak ABC mengaku tidak mengetahui dasar pemblokiran website mereka. Akses ke situs web dan aplikasinya diblokir 22 Agustus lalu. Sejak itu pihak ABC kemudian mencari tahu alasan Cina memblokir akses mereka.

Setelah meminta berulang kali untuk klarifikasi, seorang pejabat dari Kantor Urusan Komisi Luar Negeri Cina Pusat akhirnya memberi pernyataan kepada penyiar. 

“Kami menyambut perusahaan internet dari seluruh dunia untuk memberikan informasi yang baik kepada netizen Cina. Namun, hak kedaulatan cyber negara harus dipertahankan terhadap beberapa situs web luar negeri yang melanggar hukum dan peraturan Cina,” kata pejabat tersebut kepada ABC seperti dilansir AFP.

Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut, situs-situs itu menyebarkan desas-desus, informasi pornografi, perjudian, terorisme, dan beberapa informasi berbahaya ilegal lainnya. Hal itu dianggap membahayakan keamanan negara dan merusak kebanggaan nasional.

Sementara itu, hingga kini pihak ABC mengaku belum mengetahui aturan hukum apa yang dilanggar atau konten mana yang memicu larangan tersebut. Namun, hubungan antara Canberra dan Beijing tegang akhir-akhir ini karena adanya tuduhan bahwa Cina dianggap mengganggu politik domestik Australia untuk mendapatkan akses.

Klaim itu kemudian membuat Cina geram dan kemudian menolak berita media lokal termasuk oleh ABC. Selain itu, ABC baru-baru ini melaporkan soal dorongan Beijing ke Pasifik melalui soft diplomacy. Hal ini memicu ketakutan Australia dan Selandia Baru karena berpotensi mengganggu keseimbangan strategis di wilayah tersebut.(trz/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Setubuhi Anak Tiri, Warga Tembilahan Dikerangkeng
Kamis, 21 November 2018 - 17:00 wib
Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2

Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2
Kamis, 21 November 2018 - 15:54 wib
Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot
Kamis, 21 November 2018 - 15:50 wib
PHK 14 Pekerja dan Upah Di Bawah UMK
Dewan Rekomendasikan Cabut Izin PT MAS
Kamis, 21 November 2018 - 15:45 wib
APBD 2019 Rp1,47 T

APBD 2019 Rp1,47 T
Kamis, 21 November 2018 - 15:00 wib

Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK
Kamis, 21 November 2018 - 14:45 wib
141 Kades Tersangka Korupsi

141 Kades Tersangka Korupsi
Kamis, 21 November 2018 - 14:42 wib
Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan

Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan
Kamis, 21 November 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
dembele kecanduan game

Rabu, 21 November 2018 - 09:50 WIB

Najib Razak Kembali Diperiksa KPK Malaysia

Selasa, 20 November 2018 - 17:36 WIB

Jadi Pemilik Akun Penyebar Hoax, Istri Gubernur Diselidiki Polisi
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 WIB

Irlandia Selidiki Benda Terbang di Lepas Pantai Negaranya

Selasa, 13 November 2018 - 16:16 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini