PKS Duga Ada 25 Juta Pemilih Ganda, KPU Bilang Begini
Rabu, 05 September 2018 - 01:07 WIB > Dibaca 413 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019, beredar kabar yang menyebutkan soal ada 25 juta pemilih ganda. Isu itu diangkat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019.

Menanggapi itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meminta agar kubu Prabowo-Sandi melaporkan temuan mereka dengan data lengkap kepada panitia pemilu. Sebab KPU mengaku tidak bisa bekerja dengan berdasar asumsi belaka.

"Kalau memang ada yang enggak benar silakan dilaporkan. Kami kan tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi. Sampai tadi pagi secara tertulis belum (laporan dari mereka)," ujar Arief di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdekan Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Meski demikian Arief mengaku tidak menyoalkan terkait adanya isu 25 juta DPT ganda ini. Bahkan jika ada data temuan itu KPU akan langsung menindak lanjutinya.

Namun jika tidak diiringi oleh data lengkap, pengecekan dugaan DPT ganda ini akan sangat sulit terlebih jumlahnya mencapai 25 juta.

"Angka sebanyak itu akan memakan waktu sangat lama untuk ditelusuri apabila tanpa dilengkapi dengan data. Saya juga kan enggak tahu 25 juta itu ada di mana. Yang jelas kami bekerja berdasarkan data," jelas Arief.

Sementara itu sampai sejauh ini, KPU memastikan jika DPT yang telah terdata tidak mengalami kegandaan data. Jadwal penetapan DPT ini pun tidak mengalami perubahan tetap dilakukan pada esok, Rabu (5/9).

"Insyallah rapi (DPT-nya sejauh ini). Besok kita tetapkan, anda silakan datang, anda silahkan lihat apakah data kami masih ada yang bermasalah atau tidak," pungkas Arief.

Sebelumnya, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengatakan, pihaknya menemukan 25 juta identitas ganda dari 137 juta pemilih yang terdaftar dalam DPS milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Dari 137 juta pemilih terdapat 25 juta pemilih ganda di beberapa daerah. Bahkan di beberapa tempat ditemukan sampai 11 kali digandakan," ujar Mustafa saat memberikan keterangan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (3/9/2018) malam.(sat/JPC)

Sumber: JAWAPOS
KOMENTAR
Berita Update
Gali Informasi Kantibmas, Kapolres Gelar Silaturahmi

Gali Informasi Kantibmas, Kapolres Gelar Silaturahmi
Kamis, 22 November 2018 - 17:30 wib

Sekda Hadiri Paripurna Pengesahan KUA-PPAS
Kamis, 22 November 2018 - 17:00 wib

Ratusan Guru Upgrade Pengetahuan tentang Generasi Z
Kamis, 22 November 2018 - 16:30 wib

Bupati Minta Imigrasi Tingkatkan Pengawasan Orang Asing
Kamis, 22 November 2018 - 16:00 wib

Grand Ballroom Novotel Bisa Tampung 2 Ribu Tamu
Kamis, 22 November 2018 - 15:37 wib

Sejak OSS Diluncurkan, Sudah 33 Pelaku Usaha Ajukan Izin
Kamis, 22 November 2018 - 15:00 wib
Penyidik Kantongi  Hasil Audit Teknis
Korupsi Dispora Riau
Penyidik Kantongi Hasil Audit Teknis
Kamis, 22 November 2018 - 14:30 wib

Persiapan Pelantikan Pengurus PWI Hampir Rampung
Kamis, 22 November 2018 - 14:00 wib
Jembatan Siak IV  Molor hingga Januari

Jembatan Siak IV Molor hingga Januari
Kamis, 22 November 2018 - 13:45 wib

APBD 2019 Dievaluasi Pemprov
Kamis, 22 November 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2
Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Rabu, 21 November 2018 - 15:50 WIB

2019, Satu Suara Dihargai Rp1.000

Rabu, 21 November 2018 - 13:07 WIB

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Selasa, 20 November 2018 - 19:30 WIB

Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Selasa, 20 November 2018 - 17:54 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us