Beginilah Perbedaan Kondisi Ekonomi Sekarang dengan 1998
Kamis, 06 September 2018 - 01:55 WIB > Dibaca 420 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Depresiasi nilai tukar rupiah tembuh hingga angka Rp 15.000 per dolar AS. Kondisi tersebut terus digiring dengan mengaitkan dengan kondisi krisis ekonomi di tahun 1997/1998 lalu.

Pengamat Ekonomi Ganesa Consultant, Kuncoroadi Presetyadji menilai kondisi saat ini berbeda dengan krisis di tahun 1998.

"Pada saat terjadinya krisis tahun 1998, tercatat rupiah terdepresiasi sebesar 254 persen sejak setahun terakhir saat itu, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini hanya mengalami depresiasi sekitar 11 persen sejak bulan yang sama di tahun 2017," ungkap Kuncoroadi, Rabu (5/9).

Menurut dia, banyak isu yang menggiring opini masyarakat bahwa Indonesia sedang terdampar di jurang krisis ekonomi kemudian mengaitkan keterpurukan ini dengan lemahnya pemerintahan.

"Perlu dicatat bahwa analisa makro ekonomi saat ini, Indonesia masih memiliki rating yang cukup baik," terangnya.

Pria asal Kediri itu menyampaikan, cadangan devisa Indonesia sekarang sebesar 118.3 miliar dolar AS atau mencapai lima kali lipat lebih baik dari tahun 1998 yang hanya mencapai 23.61 miliar dolar AS.

"Hal ini juga diperkuat dengan pertumbuhan ekonomi kita yang masih positif, yakni mencapai angka 5.27 persen. Berbeda jauh pada saat terjadi krisis 1998 kala itu, di mana angka pertumbuhan ekonomi kita minus 13 persen," urainya.

Di samping itu, lanjut dia, pemerintah masih mampu menahan inflasi nasional di angka 3 persen sehingga jauh dari kata krisis yang pernah membawa Indonesia ke jurang krisis moneter terburuk pada tahun 1998 yang mencapai angka 70 persen.

"Berdasarkan analisa makro ekonomi kita saat ini, perekonomian Indonesia masih dapat dikatakan sehat," pungkasnya.(lov)

Sumber: RMOL


KOMENTAR
Berita Update
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak
Sabtu, 21 September 2018 - 23:41 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Real Wahid dan UIR Juara Kejurda Futsal 2018
Sabtu, 21 September 2018 - 16:30 wib

Etape Terakhir Diraih Tim Sapura Cycling Malaysia
Sabtu, 21 September 2018 - 16:14 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us