Bendi Dilarang Masuk Kota
Kamis, 06 September 2018 - 12:48 WIB > Dibaca 377 kali Print | Komentar
Bendi Dilarang Masuk Kota
BENDI: Kasi Wasdal Dishub Pekanbaru Bambang Armanto memberikan arahan kepada kusir bendi soal larangan bendi beroperasi dalam kota di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (5/9/2018). Agustiar/riau pos
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Kota Pekanbaru saat ini sedang menggalakkan transportasi massal berupa Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk semua koridor yang sudah ditentukan. Dan penerapan ini dinilai berhasil dan diharap terus menjadi pilihan masyarakat.

Namun di tengah geliat ini, muncul satu kendaraan bendi yang beroperasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Puti Kaca Mayang, Jalan Sudirman, Rabu (5/9). Tidak ingin kecolongan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru melalui Bidang Pengawasan dan Pengendalian langsung melakukan penertiban. Petugas melarang bendi ini beroperasi di dalam kota.

“Secara aturan, bendi tidak dibenarkan masuk dan beroperasi di jalan umum, atau jalan kota,” kata Kasi Wasdal Bambang Armanto yang turun langsung melakukan penertiban itu.

Meski melarang, namun Bambang memberikan penjelasan kepada pemilik bendi, dan mengarahkan bahwa, bendi hanya boleh beroperasi di objek wisata saja, sepeti alam Mayang, kubang, dan tempat tertentu lainnya. “Operasional bendi itu tertentu, hanya di tempat wisata,” jelas Bambang.

Kata mantan Kepala UPTD Parkir ini, jika dibiarkan beroperasi bendi dan tidak segera ditertibkan, tentuk sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru yang smart city Madani. “Kan kita sekarang sudah punya dan terus memaksimalkan fungsi TMP untuk jalur dalam kota, ditambah dengan angkutan umum,” ulasnya lagi.

Penertiban bendi ini dilaksanakan Bambang, Selasa (4/9) kemarin di RTH Sudirman. Banyak pertimbangan dengan melarang bendi itu beroperasi dalam kota. Pertama dari segi keselamatan juga tidak ada jaminan.

“Makanya oleh karena jumlahnya masih satu, dan tidak mau kecolongan, maka kami lakukan tindakan tegas, mendatangi pemilik bendi lalu berikan penjelasan agar tidak lagi datang dan beroperasi di dalam kota,” tuturnya.(gus)


KOMENTAR
Berita Update

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Satu tersangka Mantan Pegawai Lapas Bengkalis
Pemusnahan Sabu-sabu 37 Kg dan 86.000 Butir Pil Ekstasi
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:26 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman

Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 wib
Bupati Jelaskan Fungsi TP4D

Bupati Jelaskan Fungsi TP4D
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dokter Muda Come Unri Bersama Puskesmas Minas Gelar Kegiatan Rabies
Divonis Hakim MA Dua Tahun Penjara, Dirops PT PDB Masih Bebas
Keberadaan DPO Jambret Ditelusuri

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:15 WIB

Dipergoki, Pelaku Curas Ancam Korban

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:10 WIB

BPKAD Sudah Perbaiki APBD Murni

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us