Uni Eropa Audit Tiga Komoditas Perikanan
Kamis, 06 September 2018 - 17:20 WIB > Dibaca 414 kali Print | Komentar
Berita Terkait



SURABAYA (RIAUPOS.CO) - Indonesia tengah mempersiapkan kedatangan The Directorate-General for Health and Food Safety (DG SANTE) Uni Eropa. Tujuan kunjungan pada Oktober tersebut adalah melakukan audit terhadap produk perikanan.

Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM Widodo Sumiyanto mengatakan, kunjungan DG SANTE Uni Eropa itu merupakan audit rutin. Kali ini mereka berfokus pada tiga produk hasil budi daya. Yakni, kelompok crustacea seperti udang, ikan bersirip seperti bandeng, serta cat fish seperti lele dan patin. ”Tiga produk tersebut sudah diekspor ke sana. Lele, misalnya, sudah sepuluh tahun lalu diekspor ke Inggris,” jelasnya.

Perwakilan dari Uni Eropa itu akan meninjau kegiatan mulai hulu hingga hilir. Misalnya, budi daya benih, pembesaran, hingga pemberian obat. Tidak hanya meninjau tambak, tapi juga laboratorium. Termasuk mengecek jaminan adanya sertifikasi pada tiap penanganan. ”Nah, semuanya sudah kami persiapkan menjelang kedatangan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, terkait sepuluh rekomendasi yang pernah disampaikan DG SANTE pada kunjungan tahun lalu, Widodo mengatakan, hingga kini pihaknya tetap memberikan laporan perkembangan. ”Bagaimana pun selalu ada saran masukan yang diberikan tiap berkunjung. Nah, sepuluh rekomendasi itu masukan mereka tahun lalu dan kami tetap laporkan perkembangannya,” jelas Widodo.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo mengatakan, kalangan pengusaha berharap tetap bisa mengekspor produk perikanan ke Uni Eropa. Dalam pertemuan tahun lalu, tersirat bahwa DG SANTE memberikan peringatan keras.

Apabila Indonesia tidak bisa menjalankan sepuluh rekomendasi mereka, Indonesia bisa di-banned. Tidak boleh ekspor ke Uni Eropa. ”Kami berharap semua pihak, baik pemerintah maupun pelaku usaha, bisa menjalankan kesepakatan tersebut,” urainya.(res/c25/fal/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik

Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik
Senin, 19 November 2018 - 14:00 wib

Bupati Ajak Putra Terbaik Kampar Bersinergi Bangun Negeri
Senin, 19 November 2018 - 13:50 wib

Abrasi, Jalan Antar Desa Terancam Putus
Senin, 19 November 2018 - 13:45 wib
Mobil Tergelincir dan Terguling
Akses Perbatasan Riau-Sumbar Macet Panjang
Senin, 19 November 2018 - 13:24 wib

Hafidzah Siak Terbaik II Asia Tenggara
Senin, 19 November 2018 - 13:15 wib
Jika Banjir Berbahaya, Sekolah Boleh Libur

Jika Banjir Berbahaya, Sekolah Boleh Libur
Senin, 19 November 2018 - 13:00 wib

Gudang Kayu Bangunan Musnah Terbakar
Senin, 19 November 2018 - 12:30 wib
Dittipid Siber Kejar Uang Hasil Peretasan

Dittipid Siber Kejar Uang Hasil Peretasan
Senin, 19 November 2018 - 12:12 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Pemkab Siak Terima CSR dari BRK

Senin, 19 November 2018 - 14:22 WIB

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik

Sabtu, 17 November 2018 - 11:01 WIB

E-Samsat Tahap II Dibuka, BNI Perluas Layanan ke 16 Provinsi
Toyota Posisi Teratas untuk Fitur Keselamatan

Sabtu, 17 November 2018 - 09:48 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kajati Riau Eksekusi Penunggak Iuran
Sagang Online
loading...
Follow Us