Pelaku Mengaku untuk Puaskan Nafsu
Jumat, 07 September 2018 - 09:27 WIB > Dibaca 407 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Perbuatan tak terpuji mengintip seorang mahasiswi saat mandi beberapa waktu lalu jadi pengajaran bagi AH (21). Dengan menggunakan baju tahanan warna oranye bertutupkan sebo hitam, ia mengaku khilaf saat dilakukan ekspos di Mapolresta Pekanbaru.

Warga Jalan Guru Zainal Cantik Kecamatan Bangko Pusako, Kota Dumai itu mengakui kesalahannya. Ia juga telah meminta maaf kepada mahasiswi yang dia intip tersebut.

Ia mengaku perbuatan yang ia lakukan tersebut tak lain hanya untuk keperluan pemuas nafsu belaka. “Hanya untuk dilihat saja, saya tidak ada niat buruk,” ujarnya.

Sebelum melakukan perbuatan tersebut, awalnya ia mengaku mendengar air kran yang tengah hidup. Saat  ia periksa ternyata ada seorang perempuan yang tengah mandi, hingga pada itu ia langsung melakukan rekaman video.

“Sudah lima kali saya lakukan, yang saya rekam korban dan kakaknya,” ujarnya lagi.

Atas perbuatannya tersebut, ia mengaku menyesal, perbuatannya tersebut dikatakannya juga telah diketahui orangtuanya.

“Ibu saya sudah ke sini, waktu itu dia pingsan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi melalui Kanit Judi Sila Polresta Pekanbaru Iptu Eru Alsepa mengatakan, perbuatan tersebut dilakukan tersangka dua hari berturut-turut.

“Tersangka mengaku iseng melakukan perbuatannya, ketika bernafsu ia mengaku melihat kembali,” jelasnya.

Mantan Kanit Reskrim Mapolsek Tampan tersebut juga menyampaikan  tersangka juga telah meminta maaf kepada korbannya. “Mereka bertetangga, saat itu pelaku datang ke tempat saudaranya di sana, kamar mandi mereka juga menyatu,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi atau Pasal 45 ayat (1) jo. Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dikenakan hukuman lima tahun penjara,” kata Eru.(man)


KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Selasa, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Selasa, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Selasa, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Selasa, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Selasa, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Selasa, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Selasa, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Selasa, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Selasa, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Selasa, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Narkoba Adalah Tiket ke Neraka

Selasa, 25 September 2018 - 15:00 WIB

Minta Tolong Dicarikan Pekerjaan

Selasa, 25 September 2018 - 13:39 WIB

Baru Bebas, Residivis dan Dua Temannya Diringkus Lagi

Selasa, 25 September 2018 - 10:16 WIB

Awal Coba-coba, Tukang Parkir Larikan Motor Tracker

Selasa, 25 September 2018 - 10:15 WIB

Buruh Lepas  Simpan Sabu di Belakang  Plat Motor

Selasa, 25 September 2018 - 10:15 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us