Depan >> Berita >> Riau >>
300 Kampit Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan
Jumat, 07 September 2018 - 10:20 WIB > Dibaca 322 kali Print | Komentar
300 Kampit  Bawang Merah  Ilegal Dimusnahkan
MUSNAHKAN BAWANG: Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino saat melakukan pemusnahan bawang merah ilegal asal Malaysia di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (6/9/2018). (HASANAL BULKIAH/RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) - Bawang merah ilegal asal Malaysia yang diamankan Lanal Dumai akhirnya dimusnahkan dengan cara dibakar.  Pemusnahan tanaman jenis umbi lapis itu dilakukan oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino dan didampingi petugas Balai Karantina Pertanian Pekanbaru wilayah kerja Kota Dumai, Kamis (6/9) di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan.

‘‘Ada sekitar 300 kampit bawang merah yang dimusnahkan,” ujar Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino kepada Riau Pos.

Bawang merah merupakan barang yang dibatasi impornya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 34/pemertaan/OT.140/6/2016 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan. 

“Pemasukan bawang merah bukan pada pelabuhan yang ditentukan dan berpotensi merugikan negara. Selain itu juga dapat merugikan immateril berupa ancaman terhadap kesehatan masyarakat bila mengonsumsi barang tersebut. Karena diduga mengandung organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) serta kerugian terhadap petani dalam negeri,” jelasnya.

Bawang merah tersebut dimusnahkan karena melanggar Pasal 31 Ayat 1 Jo Pasal 5 huruf a, huruf b dan huruf c Undang-Undang RI Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. 

‘‘Menurut undang-undang tersebut, pemasukan bawang merah dari luar negeri harus dilengkapi sertifikat kesehatan (phytosanitary certificate) dari negara asal, dimasukkan melalui tempat pemasukan yang ditetapkan, dan dilaporkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina,” tuturnya.

Pemusnahan juga disaksikan petugas karantina. Seperti diketahui, Pangkalan TNI AL Dumai menggagalkan upaya penyeludupan lebih 300 kampit bawang merah asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM Aulia Jaya GT. 07, Jumat (31/8) lalu di Sungai Desa Apiapi, Bengkalis. Bawang itu rencananya akan di pasarkan di wilayah Dumai.(hsb)
KOMENTAR
Berita Update
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak

Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 WIB

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 WIB

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 WIB

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 WIB

Dana Terhimpun saat Tablig Akbar UAS Rp48 Juta Lebih
Sagang Online
loading...
Follow Us