Bupati Irwan Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi MR
Jumat, 07 September 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 332 kali Print | Komentar
Bupati Irwan Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi MR
FOTO BERSAMA: Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi dan jajaran foto bersama saat Pencanangan Kampanye Imunisasi Rubella, Kamis (6/9/2018) di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Setelah sempat tertunda pelaksanaannya karena adanya perdebatan terkait kehalalan vaksin yang digunakan untuk imunisaai Measles Rubella (MR), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mencanangkan kampanye imunisaai MR.


Pelaksanaan kampanye yang dihadiri oleh sejumlah pejabat lintas sektoral dan masyarakat tersebut dilaksanakan di halaman Rumah Panggung Adat Melayu di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kamis (6/9) pagi.


Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi mengatakan jika pelaksanaan imunisasi MR yang mestinya bisa dimulai pada 1 Agustus lalu menjadi tertunda. Namun setelah adanya pernyataan resmi dari MUI bahwa vaksin MR boleh digunakan maka kembali dilanjutkan.


“Setelah terhambat sekitar lima pekan, sekarang kita kembali melakukan imunisasi MR. Tujuan dari pemberian imunisasi MR ini untuk melindungi anak-anak khususnya kepulauan Meranti. Kita semua berkewajiban untuk mensukseskan pemberian imunasi MR ini. Sebab dampak campak rubella ini bisa menyebabkan kematian atau cacat permanen,” ujar Irwan.


Karena waktu tersisa hanya hingga akhir September, Irwan meminta jajaran pemerintahan hingga tingkat desa mensosialisasikan pentingnya imunisasi MR. Sehingga tidak ada lagi kendala dilapangan untuk mensukseskan program imunisasi MR.


Senada dengannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, drg Ruswita mengatakan pihaknya akan berupaya maksimal agar target 95 persen dari 51 ribu anak-anak bisa dikejar. Padahal hingga saat ini baru ada sekitar 2.200-an anak-anak yang baru diberi vaksin.


“Kami akan berupaya sebaik mungkin dan mensosialisasikan kembali pada orangtua meskipun September tidak lagi dilaksanakan di sekolah. Tapi kami bersedia untuk turun kembali ke sekolah sehingga bisa menjadi tempat pelaksanaannya. Apalagi target per hari harus dikejar 1300 anak. Sehingga pada akhir September bisa mencapai 95 persen,” ungkapnya.


Meskipun begitu, Ruswita mengatakan pelaksanaan vaksin MR tidak akan dipaksakan pada hari itu juga. Sebab kondisi anak yang akan diberi vaksin harus tetap diperhatikan. Sehingga pelaksanaan imunisasi tetap lancar dan tidak terkendala oleh kasus pasca vaksin.


“Makanya kita pastikan kondisi penerima vaksin terlebih dahulu. Jika dia sakit tentu ditunda dulu pelaksanaannya hingga yang bersangkutan dalam kondisi sehat. Namun tentunya kami sudah punya data by name by address sehingga mudah melakukan vaksin susulan bagi yang tertunda,” tambahnya.(luk/ifr)

KOMENTAR
Berita Update

Bingbing, Tersangkut Kasus Pajak dan Ditinggal Fans
Rabu, 19 September 2018 - 12:19 wib

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
Rabu, 19 September 2018 - 12:00 wib

Pencairan Tunda Bayar Prioritas
Rabu, 19 September 2018 - 11:50 wib

11 Pejabat Kembali Dilantik
Rabu, 19 September 2018 - 11:25 wib

JPO Makan Korban Jiwa
Rabu, 19 September 2018 - 11:00 wib

Jalur Truk CPO Lumpuh
Rabu, 19 September 2018 - 10:40 wib
Simpan di Saku Celana, Pengedar Narkoba Ditangkap

Simpan di Saku Celana, Pengedar Narkoba Ditangkap
Rabu, 19 September 2018 - 10:30 wib
Sarankan Pengurangan Gaji
Solusi DPRD untuk THL
Sarankan Pengurangan Gaji
Rabu, 19 September 2018 - 10:19 wib

X.O Cuisine & Dim Sum Sajikan Menu yang Berbeda
Rabu, 19 September 2018 - 10:16 wib

Hotel Labersa Tawarkan Promo September Fun
Rabu, 19 September 2018 - 10:13 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Manajemen Stres

Jumat, 14 September 2018 - 18:47 WIB

Penyakit Bisa Pengaruhi Kepribadian

Senin, 10 September 2018 - 17:33 WIB

FK Unri Sukses Gelar Disleksia

Rabu, 05 September 2018 - 11:05 WIB

Tersedia Layanan Cuci darah

Rabu, 29 Agustus 2018 - 16:30 WIB

Eka Hospital Gelar Seminar Kesehatan Cedera Lutut

Rabu, 29 Agustus 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us