10 Bacaleg TMS Diloloskan Bawaslu
Sabtu, 08 September 2018 - 13:24 WIB > Dibaca 606 kali Print | Komentar
10 Bacaleg TMS Diloloskan Bawaslu
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau telah melaksanakan sidang ajudikasi, baru-baru ini. Hasilnya, ada 10 bacaleg  yang tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU diloloskan Bawaslu masuk ke daftar calon sementara (DCS). Jumlah tersebut terbagi atas dua wilayah yakni di Kampar dan Indragiri Hulu. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Riau Pos, Jumat (7/9).

Ia menuturkan, sebelumnya ada bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena pernah menjadi terpidana kasus korupsi. “Kan ada dua di Inhu. Selain itu ada beberapa kasus yang juga di-TMS-kan oleh KPU. Seperti dugaan pendaftaran ganda, kemudian ada juga yang pernah menjadi pemakai narkoba. Tapi, bukan pengedar ya,” ucapnya.

Sebelum sidang ajudikasi, kata Rusidi antara penggugat (bacaleg) dan tergugat KPU juga telah dilakukan mediasi oleh Bawaslu tingkat kabupaten. Hingga akhirnya diselesaikan melalui sidang ajudikasi. Menurut dia, seluruh bacaleg yang diloloskan telah menyerahkan semua persyaratan yang diberikan KPU sehingga tidak ada lagi alasan untuk menolak.

Rusidi menegaskan, dasar putusan Bawaslu dalam menetapkan 10 bacaleg tersebut jelas tertuang dalam UUD 1945. Tepatnya UU Nomor 7/ 2017 pasal 240, serta Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang berbunyi, mantan narapidana berhak mencalonkan diri.

Maka, keputusan yang telah diambil Bawaslu Kabupaten Kampar dan Inhu sudah sesuai dengan Undang Undang yang berlaku, termasuk meloloskan eks koruptor. “Bawaslu konsisten terhadap Undang Undang, tapi bukan berarti Bawaslu pro terhadap koruptor. Pasalnya, hanya putusan MK yang dapat mencabut hak pilih seseorang,” ujar Rusidi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Inhu meloloskan 2 bacaleg yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi. Meski berlawanan dengan PKPU No.20/2018, Bawaslu menilai semua masyarakat berhak mendapat hak untuk memilih maupun dipilih. Bawaslu kemudian merekomendasikan KPU untuk memasukan seluruh bacaleg yang TMS ke DCS.(das)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

KOMENTAR
Berita Update

Setubuhi Anak Tiri, Warga Tembilahan Dikerangkeng
Rabu, 21 November 2018 - 17:00 wib
Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2

Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2
Rabu, 21 November 2018 - 15:54 wib
Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot
Rabu, 21 November 2018 - 15:50 wib
PHK 14 Pekerja dan Upah Di Bawah UMK
Dewan Rekomendasikan Cabut Izin PT MAS
Rabu, 21 November 2018 - 15:45 wib
APBD 2019 Rp1,47 T

APBD 2019 Rp1,47 T
Rabu, 21 November 2018 - 15:00 wib

Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK
Rabu, 21 November 2018 - 14:45 wib
141 Kades Tersangka Korupsi

141 Kades Tersangka Korupsi
Rabu, 21 November 2018 - 14:42 wib
Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan

Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan
Rabu, 21 November 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2
Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Rabu, 21 November 2018 - 15:50 WIB

2019, Satu Suara Dihargai Rp1.000

Rabu, 21 November 2018 - 13:07 WIB

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Selasa, 20 November 2018 - 19:30 WIB

Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Selasa, 20 November 2018 - 17:54 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us