Sumut Pintu Gerbang Penyeludupan Narkoba
Minggu, 09 September 2018 - 14:21 WIB > Dibaca 528 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bandar narkoba terus berupaya menyasar Indonesia sebagai pasar. Mereka menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai pintu masuk paling favorit untuk memasukkan narkoba. Rekor tersebut sesuai temuan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim yang menjadikan Sumut pemegang rekor tertinggi pengungkapan kasus narkoba selama dua pekan ini.

Pekan lalu, Polda Sumut menangani 230 kasus narkoba dengan 313 tersangka. Jauh melampaui Polda Metro Jaya yang menangani 112 kasus narkoba dengan 140 tersangka. Sejak pekan ini Polda Sumut menangani 228 kasus narkoba dengan tersangka 302 orang. Posisi kedua pekan ini masih dipegang Polda Metro Jaya hanya dengan 77 kasus dan 98 tersangka.

Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, sebagian besar narkoba jenis sabu yang disita pekan ini merupakan selundupan dari Malaysia.  ”Melalui jalur laut masuk ke pantai-pantai di Sumatera, khususnya Sumut. Dari sana kemudian narkoba dikirim ke berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung dan sebagainya,” terangnya.

Menurut dia, bandar narkoba menganggap pantai di kawasan pesisir Sumut mudah dimasuki dan sulit dideteksi petugas. Sehingga memiliki melalui jalur tersebut. ”Yang rawan sepanjang pantai ya,” paparnya.

Namun begitu, Polda Sumut ternyata sigap dengan fenomena tersebut. Hasilnya, pengungkapan kasus narkoba menjadi yang tertinggi. ”Salah satu bandar yang tertangkap merupakan warga Malaysia,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Polri tidak boleh lengah dalam menangani kasus narkoba. Melihat begitu gencarnya penyelundupan narkoba, selama pekan ini dari total 34 polda ditangani 598 kasus dengan 784 tersangka. ”Narkoba yang coba diselundupkan dan berhasil disita untuk sabu 53 kg, 75 kg ganja, 12 ribu psikotropika, dan 12 ribu butir ekstasi,” jelasnya.

Kondisi itu menjadi bukti bahwa bandar narkoba masih mengincar Indonesia. Kata dia, dengan pengungkapan kasus tersebut dan pencegahan narkoba beredar, maka yang telah diselamatkan Polri mencapai 300 ribu jiwa warga Indonesia. ”Untuk penangkapan diprioritaskan kepada bandar dan kurir,” ungkapnya.(idr/agm/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Kapal Eastern Glory “Tabrak” Jembatan 2 Barelang
Kamis, 23 Januari 2019 - 18:46 wib
Calon Tuan Rumah  Bawa Kepala Daerah

Calon Tuan Rumah Bawa Kepala Daerah
Kamis, 23 Januari 2019 - 17:25 wib
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Kamis, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
Dana Terhimpun saat Tablig Akbar UAS Rp48 Juta Lebih

Dana Terhimpun saat Tablig Akbar UAS Rp48 Juta Lebih
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:25 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Diduga Gauli istri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan

Rabu, 23 Januari 2019 - 14:15 WIB

17 PNS Korupsi Tunggu Pemecatan

Rabu, 23 Januari 2019 - 13:21 WIB

Polisi Amankan 15 Kg Sabu di Rohil

Rabu, 23 Januari 2019 - 12:57 WIB

Periksa SA sebagai Saksi

Rabu, 23 Januari 2019 - 11:45 WIB

Pengedar 2 Kg Ganja Dibekuk Polisi

Selasa, 22 Januari 2019 - 12:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini