Sumut Pintu Gerbang Penyeludupan Narkoba
Minggu, 09 September 2018 - 14:21 WIB > Dibaca 432 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bandar narkoba terus berupaya menyasar Indonesia sebagai pasar. Mereka menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai pintu masuk paling favorit untuk memasukkan narkoba. Rekor tersebut sesuai temuan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim yang menjadikan Sumut pemegang rekor tertinggi pengungkapan kasus narkoba selama dua pekan ini.

Pekan lalu, Polda Sumut menangani 230 kasus narkoba dengan 313 tersangka. Jauh melampaui Polda Metro Jaya yang menangani 112 kasus narkoba dengan 140 tersangka. Sejak pekan ini Polda Sumut menangani 228 kasus narkoba dengan tersangka 302 orang. Posisi kedua pekan ini masih dipegang Polda Metro Jaya hanya dengan 77 kasus dan 98 tersangka.

Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, sebagian besar narkoba jenis sabu yang disita pekan ini merupakan selundupan dari Malaysia.  ”Melalui jalur laut masuk ke pantai-pantai di Sumatera, khususnya Sumut. Dari sana kemudian narkoba dikirim ke berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung dan sebagainya,” terangnya.

Menurut dia, bandar narkoba menganggap pantai di kawasan pesisir Sumut mudah dimasuki dan sulit dideteksi petugas. Sehingga memiliki melalui jalur tersebut. ”Yang rawan sepanjang pantai ya,” paparnya.

Namun begitu, Polda Sumut ternyata sigap dengan fenomena tersebut. Hasilnya, pengungkapan kasus narkoba menjadi yang tertinggi. ”Salah satu bandar yang tertangkap merupakan warga Malaysia,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Polri tidak boleh lengah dalam menangani kasus narkoba. Melihat begitu gencarnya penyelundupan narkoba, selama pekan ini dari total 34 polda ditangani 598 kasus dengan 784 tersangka. ”Narkoba yang coba diselundupkan dan berhasil disita untuk sabu 53 kg, 75 kg ganja, 12 ribu psikotropika, dan 12 ribu butir ekstasi,” jelasnya.

Kondisi itu menjadi bukti bahwa bandar narkoba masih mengincar Indonesia. Kata dia, dengan pengungkapan kasus tersebut dan pencegahan narkoba beredar, maka yang telah diselamatkan Polri mencapai 300 ribu jiwa warga Indonesia. ”Untuk penangkapan diprioritaskan kepada bandar dan kurir,” ungkapnya.(idr/agm/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Curi Besi Alat Berat, Dua Sekawan Dibekuk Polisi

Jumat, 21 September 2018 - 10:05 WIB

Pemasok Sabu ke Oknum Satpol PP Ditangkap

Jumat, 21 September 2018 - 09:51 WIB

Dihampiri Polisi, Pengedar Buang Narkoba

Kamis, 20 September 2018 - 10:20 WIB

Kepergok Mencuri, Sembunyi di Gudang

Kamis, 20 September 2018 - 10:07 WIB

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini