DPP Minta Peran RT-RW Awasi Elpiji Subsidi
Senin, 10 September 2018 - 09:18 WIB > Dibaca 399 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru menanggapi pernyataan DPRD Kota Pekanbaru, terkait tabung elpiji 3 kilogram yang dijual melebihi herga eceran tertinggi (HET).

Kepala DPP Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Juarman menyayangkan apabila masih ada distribusi tidak tepat sasaran, serta penjualan elpiji subsidi yang melebihi ketentuan tersebut.

Elpiji 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi warga miskin. Jika masih ada distribusi tidak tepat sasaran bahkan dijual melebihi HET maka pangkalan resmi perlu pengawasan ketat dari pihak terkait.

Pertamina dan para agen punya tanggung jawab dalam pengawasan distribusinya. Sekaligus memastikan sesuai HET-nya. Jadi pengawasan dinilai bukan hanya tupoksi pihak DPP Pekanbaru.

“Pengelolaan elpiji 3 kilogram bersubsidi ini tidak berdiri sendiri, apalagi bidang pengawasan dalam surat Wali Kota Pekanbaru di samping DPP, Pertamina dan agen banyak unsur yang terlibat di dalamnya,” ujar Juarman kepada Riau Pos, Ahad (9/9).

Selain pihak pemerintah dan agen serta Pertamina, perangkat warga juga memiliki peran penting. Juarman mempertanyakan peran RT dan RW sampai di tingkat kecamatan itu selama ini seperti peran sertanya. Aparat kepolisian juga dinilai perlu terlibat terhadap penyalahgunaanya. “Seperti RT-RW, lurah, camat, Satpol PP, aparat kepolisian yang dapat menangani penyalahgunaan subsidi untuk masyarakat miskin,  tapi yang paling penting adalah pengawasan dari seluruh elemen masyarakat. Jika diindikasikan terjadi penyelewengan di tingkat pangkalan, warga masyarakat yang terdekat dengan pangkalan atau agen dapat bertindak dan mengingatkan pangkalan,” terangnya.

Masyarakat dalam hal ini memang, dirasa Juarman, sangat penting khususnya bersinergi dengan pemerintah dalam pengawasannya. Pengkalan yang terbukti nakal dipastikan bakal mendapatkan sanksi tegas.

“Jika masih melakukan penyelewengan lagi ditangkap tangan saja dan bawa ke DPP disertai bukti bukti yang cukup. Kami pasti akan cabut langsung izinnya.  Kepedulian inilah yang harus kita miliki terhadap elpiji 3 kilogram bersubsidi,” katanya.(gem)


Laporan JOKO SUSILO, Kota



KOMENTAR
Berita Update
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 19:52 wib
Catatan Teater Riau
Kembalinya sang Primadona
Senin, 23 September 2018 - 19:48 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi
Senin, 23 September 2018 - 19:47 wib
Alamaaak!
Ditabrak Emak-Emak
Senin, 23 September 2018 - 19:46 wib
Warga Resah dengan Kandungannya
Anggur Murah Laris Manis Terjual
Senin, 23 September 2018 - 19:40 wib
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
PWNU Riau Sambangi LAMR
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
Senin, 23 September 2018 - 17:50 wib
2.000 IKM Tak Terdaftar

2.000 IKM Tak Terdaftar
Senin, 23 September 2018 - 15:00 wib
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Akibat Oli Tumpah
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Senin, 23 September 2018 - 14:48 wib
Polisi Gadungan Ditangkap

Polisi Gadungan Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi

Minggu, 23 September 2018 - 19:47 WIB

Refresh  di Waduk Hijau

Minggu, 23 September 2018 - 19:44 WIB

Anggur Murah Laris Manis Terjual

Minggu, 23 September 2018 - 19:40 WIB

2.000 IKM Tak Terdaftar

Minggu, 23 September 2018 - 15:00 WIB

Harimau Mangsa Ternak Warga

Jumat, 21 September 2018 - 13:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini