Pengusaha Tahu Mulai Pertimbangkan Naikkan Harga
Senin, 10 September 2018 - 10:00 WIB > Dibaca 229 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar berdampak terhadap harga kacang kedelai. Harga kedelai terus mengalami kenaikan. Dari Rp9 ribu per kilogram naik jadi Rp10 ribu per kilogram. Kenaikan kedelai impor terjadi secara nasional.


Kacang kedelai yang beredar di pasar tradisional Kota Pekanbaru dipasok dari luar negeri. Impor dari Amerika. Kedelai inpor memang menjadi pilihan masyarakat dan pengusaha tahu dan tempe. Pengusaha tahu dan tempe diminta mencari alternatif sebagai solusi mendesak dalam sikapi kenaikan kedelai.


“Kita memang ketergantungan dengan kedelai impor. Mau tak mau tentu pengusaha tahu dan tempe mencari alternatif, mengurangi besaran tahu/tempe dengan harga yang sama, menaikkan harga,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Juarman kepada Riau Pos.


Solusi lain, pengusaha tahu dan tempe memakai bahan baku kedelai lokal asal pulau Jawa. Namun solusi itu tidak menarik minat pengusaha tahu dan tempe. Menggunakan kedelai lokal dinilai akan merugikan mereka dari sisi hasil produksinya. Di mana kedelai lokal kualitasnya tidak bisa mengalahkan kedelai impor. Hal itu diungkapkan Darman pengusaha tahu di Jalan Cipta Karya.


“Kedelai lokal tidak bisa jadi bahan baku tahu karena hasilnya tidak enak. Tahunya bisa agak pahit dan masam. Untuk tempe juga kurang baik karena kecil kecil kedelainya,” ungkapnya.
Dari pada mengalami kerugian, ia memutuskan untuk tetap membeli kedelai impor. Meski mengalami kenaikan. Dalam sehari ia memerlukan 50-60 kilogram tahu.


Ia juga berpikir untuk menaikkan harga tahu yang ia jual. Namun itu masih dipertimbangkan dulu. Ia masih mencoba memantau perkembangan harga kedelai, siapa tau kembali normal.(gem)


(Laporan JOKO SUSILO, Kota)
KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Selasa, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Selasa, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Selasa, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Selasa, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Selasa, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Selasa, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Selasa, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Selasa, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Selasa, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Selasa, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Kapal Terbalik, 224 Jiwa Tewas

Selasa, 25 September 2018 - 16:45 WIB

Museum Ganja Tampilkan Bong Tertinggi di Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 15:30 WIB

Marquez Juara di Aragon

Senin, 24 September 2018 - 12:30 WIB

Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Jumat, 21 September 2018 - 15:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us