Penyakit Bisa Pengaruhi Kepribadian
Senin, 10 September 2018 - 17:33 WIB > Dibaca 678 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Setiap orang memiliki kepribadiannya masing-masing. Selain memang bawaan lahir, kepribadian dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti lingkungan keluarga, sekolah, tempat bekerja, dan sebagainya. Lantas, bisakah kepribadian dipengaruhi oleh penyakit yang tengah diderita? 

Jawabannya, ya, bisa. Pasalnya, cukup banyak penyakit yang mampu mengubah kepribadian orang. Biasanya, kondisi dan jenis penyakit parah cenderung mengakibatkan perubahan negatif pada sikap dan kepribadian penderitanya. 

Berikut ini berbagai jenis penyakit yang ternyata secara medis bisa memengaruhi kepribadian pende­ritanya: 

1. Alzheimer 

Menurut dr Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, Alzheimer adalah gejala matinya sel-sel saraf otak (apoptosis) yang terjadi secara bersamaan, sehingga otak mengerut dan mengecil. Bila ada sesuatu hal yang mengganggu organ penting Anda, terutama otak, maka kemampuan Anda juga akan berubah. 

Alzheimer ini sebenarnya dapat dicegah sejak dini sebelum Anda menua dengan cara mengurangi kebiasaan begadang, rutin melakukan olahraga otak, selalu makan makanan sehat, dan rajin beraktivitas fisik. Jika sudah telanjur terkena Alzheimer, kepribadian Anda akan berubah menjadi: 

-Kikuk, karena  sering merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa.

-Mudah cemas dan stres karena kehilangan kemampuan untuk memahami situasi.

-Suka memerintah dan menuntut karena hilangnya kemampuan berpikir untuk bersikap bijaksana. 

2.Parkinson 

Apakah Anda tahu Muhammad Ali? Sosok petinju kelas dunia ini juga terkena penyakit Parkinson. Sama halnya dengan Alzheimer, Parkinson ini berkaitan pula dengan otak. 

Mengutip pernyataan dr Atika, Parkinson disebabkan oleh adanya gangguan kimiawi yang berperan dalam saraf di otak, sehingga kinerja otak yang seharusnya berfungsi memperhalus gerakan tubuh akan terganggu. 

Dilansir dari WebMD, meskipun hanya berawal dari sedikit guncangan pada tangan, pada akhirnya penyakit ini bisa mempengaruhi cara Anda berjalan, berbicara, tidur, dan berpikir, sehingga turut mengubah kepribadian menjadi: 

-Terobsesi dengan detail-detail kecil, atau sebaliknya, bisa tidak peduli sama sekali.

-Mendadak ceroboh.

-Linglung.

-Tidak lagi mau berkumpul di keramaian.

-Tidak bisa fokus. 

3.Traumatic 

brain injury 

Bagi Anda penggemar serial televisi, pasti tidak asing lagi dengan adegan kecelakaan yang lantas menyebabkan pelakonnya lupa ingatan dan secara drastis mengubah kehidupannya. Adegan klasik tersebut memang tidak salah. 

Karena secara medis, guncangan atau benturan keras yang serius pada kepala dapat mengubah kepribadian korban seiring berjalannya waktu. 

Mengacu pada WebMD, orang yang mengalami trauma berat pada otaknya bisa saja mengatakan dan melakukan berbagai aktivitas yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Kerabatnya pun bisa saja menganggap orang tersebut seperti orang yang “baru”. 

4. Bipolar disorder 

Adakah di antara Anda yang pernah mengatakan kepada kerabat bahwa ia terkena bipolar karena terlalu moody atau temperamental? Bila iya, mulai sekarang Anda harus berhati-hati, karena bipolar disorder tidak hanya ditandai dengan dua hal tersebut. 

Bisa saja kerabat Anda sedang dilanda masalah, bukan menderita penyakit bipolar. Sebab, jika orang tersebut menderita bipolar disorder, ia akan memiliki gejala sebagai berikut: 

-Berbicara sangat cepat.

-Selalu terburu-buru dalam bertindak dan mengambil keputusan.

-Dalam waktu singkat bisa berubah menjadi orang yang tak punya gairah hidup sama sekali.

-Perasaan cemas yang berlebihan. 

5.Skizofrenia 

Dilansir dari Medical News Today, skizofenia adalah gangguan mental yang sering muncul saat seseorang mengalami masa peralihan dari remaja akhir ke masa dewasa awal. 

Seperti dikutip dari WebMD, umumnya orang yang terkena penyakit skizofrenia akan berubah kepribadiannya menjadi sering berhalusinasi secara berlebihan.(np/rvs/jpg) 
KOMENTAR
Berita Update
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us