Bacaleg Koruptor Versi Laporan Warga Diloloskan
Senin, 10 September 2018 - 12:40 WIB > Dibaca 215 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Laporan warga terhadap daftar calon sementara (DCS) bakal calon legislatif (bacaleg) telah ditindaklanjuti KPU Riau. Hasilnya, ada empat bacaleg yang dilaporkan warga pernah menjadi terpidana korupsi, namun tetap diloloskan KPU. Itu karena hasil pengecekan KPU, keempat bacaleg tersebut tidak cukup bukti untuk dinyatakan sebagai terpidana korupsi. 

Hal itu juga dikuatkan oleh bukti yang diberikan oleh Pengadilan Negeri kepada KPU. Komisoner KPU Riau Abdul Hamid mengatakan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah dan memeriksa track record bacaleg yang dilaporkan. “Memang tak ada bukti yang cukup ya. Ditambahkan lagi sudah ada penguatan dari pengadilan,” kata Abdul Hamid kepada Riau Pos, Ahad (9/9).

Maka dari itu pihaknya tetap meloloskan ke empat bacaleg tersebut. Saat ditanya siapa saja bacaleg yang dilaporkan karena diduga pernah menjadi terpidana korupsi tersebut, Hamid enggan menyebutkan. Menurut dia tidak etis rasanya menyatakan nama parpol dan bacaleg jika laporan tersebut tidak terbukti. Beda halnya bila terbukti dan dicoret saat DCT. “Tak etis,” sebut Hamid. 

Saat ini, dari seluruh laporan warga yang masih ditunggu oleh KPU adalah seorang kepala desa yang masih menjabat aktif. Kata dia, Kades tersebut masih diberikan ruang waktu untuk menyerahkan surat pengunduran diri 1 x 24 jam sebelum penetapan DCT. Jika pada waktu yang telah ditentukan yang bersangkutan tak kunjung menyerahkan surat mundur, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU Riau telah menyurati partai politik pengusung enam bacaleg yang dilaporkan warga. Surat tersebut berbentuk klarifikasi partai terhadap bacaleg terkait. Nantinya, setelah diklarifikasi parpol akan mengirimkan surat balasan kepada KPU. 

Surat balasan tersebut akan menjadikan landasan KPU dalam menetapkan daftar calon tetap (DCT) pada September mendatang. Dari enam bacaleg tersebut, empat di antaranya bacaleg yang diduga pernah menjadi terpidana korupsi. Sedangkan dua lainnya merupakan bacaleg mantan terpidana kasus perusakan lingkungan dan oknum kepala desa.(das)


(Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru)
KOMENTAR
Berita Update

Peringatan Tahun Baru Hijriah di SD Pahlawan
Kamis, 20 September 2018 - 15:32 wib

Desa Harus Maju dan Berkembang
Kamis, 20 September 2018 - 15:30 wib
Wabup Hadiri Malam Wisuda Pengesahan Warga Baru PSHT
Ajak Masyarakat Sinergi Mengisi Pembangunan
Kamis, 20 September 2018 - 15:00 wib
Alam Mayang Tempat Wisata Favorit

Alam Mayang Tempat Wisata Favorit
Kamis, 20 September 2018 - 14:56 wib
Road to Toyota Expo 3 Digelar
Angsuran Toyota hingga 8 Tahun
Kamis, 20 September 2018 - 14:50 wib

Kemenangan Dramatis
Kamis, 20 September 2018 - 14:30 wib

Transmart Carrefour Gelar Fashion Carnaval
Kamis, 20 September 2018 - 14:24 wib

20 Model dan Ikon Tampil di Pekanbaru Runway 2018 CS Mal
Kamis, 20 September 2018 - 14:21 wib

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax
Kamis, 20 September 2018 - 14:11 wib

Momen Kebangkitan Hendra/Ahsan
Kamis, 20 September 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Paripurna Pengunduran Gubri Tunggu DCT

Kamis, 20 September 2018 - 12:50 WIB

Prabowo Ingat Ibunda yang Perawat

Kamis, 20 September 2018 - 12:30 WIB

LIPI: Tidak Ada Komitmen Partai Berantas Korupsi

Kamis, 20 September 2018 - 12:20 WIB

KPU: Taati Aturan Main Kampanye

Kamis, 20 September 2018 - 12:01 WIB

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Kamis, 20 September 2018 - 01:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us