Depan >> Berita >> Riau >>
6,8 Ton Lebih Komoditas Berbahaya Dimusnahkan
Selasa, 11 September 2018 - 11:25 WIB > Dibaca 4978 kali Print | Komentar
6,8 Ton Lebih Komoditas Berbahaya Dimusnahkan
Petugas melakukan pemusnahan bawang merah seberat 6,8 ton dan komoditas lainnya di Kantor Balai Karantina Pertanian Klas I Pekanbaru Wilayah Kerja Bandara SSK II Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (10/9/2018).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) ---------- Balai Karantina Pertanian Klas I Pekanbaru, musnahkan sebanyak 6,8 ton komoditas berbahaya. Setidaknya, ada delapan jenis komoditas asal luar negeri yang dimusnahkan pada Senin (10/9) tersebut.


Pemusnahan dilakukan di lingkungan kantor Balai Karantina Pertanian Pekanbaru yang beralamat di Kelurahan Simpang Tiga, Pekanbaru. Pemusnahan itu dilakukan dengan dibakar. Sebelum dibakar, komoditas berbahaya itu dimasukkan ke lubang yang sudah digali.
Komoditas yang dimusnahkan itu, sudah mengeluarkan bau yang tak sedap. Ada delapan jenis dan mayoritas adalah bawang merah, yang jumlahnya mencapai 6,8 ton.


Kemudian, daging sapi sebanyak 30 kg, buah melon 10 kg, daging babi 5,4 kg, beras 5 kg, bawang putih 4 kg, buah apel 2 kg, dan daging bebek 4,5 kg. “Semua komoditas yang kita musnahkan ini berasal dari luar negeri,” kata Kepala Karantina Pekanbaru Rina Delfi.


Dijelaskannya, pemusnahan itu dilakukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit yang ada dalam komoditas tersebut. Baik itu dalam tumbuhan, maupun hewan. Ini kata Rina, juga untuk melindungi kelestarian sumber daya alam hayati.


Diduga, sejumlah komoditas itu mengandung bahan kimia dan biologi yang berbahaya bagi kesehatan manusia. “Ini masuk secara ilegal dan tidak melalui pengujian laboratorium dari negara asal,” ujar dia.


Hal ini juga mencegah masuknya penyakit hog cholera, flu burung, serta penyakit mulut dan kuku yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 WIB

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 WIB

Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 WIB

50 Tim Ikuti  Serindit Boat Race

Jumat, 16 November 2018 - 15:15 WIB

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Jumat, 16 November 2018 - 14:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini