Investor Kabur, PT Nagano Tak Beroperasi
Rabu, 12 September 2018 - 11:23 WIB > Dibaca 826 kali Print | Komentar
Investor Kabur, PT Nagano Tak Beroperasi
SEPI: PT Nagano Drilube Indonesia di Batamindo Industrial Park, Batam, Kepulauan Riau terlihat sepi, baru-baru ini. (INTERNET)
Berita Terkait



SUNGAI BEDUK (RIAUPOS.CO) - Puluhan karyawan PT Nagano Drilube Indonesia di Batamindo Industrial Park mendatangi perusahaan mereka. Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan nasib mereka. Pasalnya, perusahaan tersebut sudah berhenti beroperasi, Selasa (11/9). 

Salah seorang karyawan PT Nagano Drilube Nursani, mengaku awalnya mereka diberitahukan untuk dirumahkan. Kejadian itu pada Selasa (5/9). Namun, saat mereka mendatangi perusahaan itu ternyata sudah stop plan. “Sehari sebelumnya kami sempat bekerja, tapi sekarang sudah stop plan,” katanya.

Dia mengatakan sebelum dirumahkan, ia memang melihat ada hal aneh yang terjadi, contohnya pada Selasa (4/9) sore, ada pihak Batamindo mendatangi PT Nagano. Mereka terlihat memadamkan listrik di Perusahaan tersebut. “Kami tidak tahu apa yang terjadi. Sekuriti yang masuk siang juga disuruh pulang, dan kami lihat listriknya dipadamkan,” jelasnya.

Karena merasa curiga, ia bersama dengan karyawan lainnya pun mendatangi perusahaan pada pagi harinya. Pada saat itu ada customer dari Sinometal dan Siix datang untuk mengambil material. “Tetapi ternyata sudah stop plan, kami juga memastikan kepada Batamindo, dan perusahaan sudah tidak membayar listrik,” jelasnya.

Lebih jauh Nursani tidak mengetahui apa yang terjadi pada manajemen perusahaan itu. Dari informasi yang dia dapat, pemilik perusahaan sudah kabur ke Jepang. Sementara itu, perusahaan asal Jepang ini memperkerjakan 54 karyawan, dan 39 karyawan sudah status permanen. Termasuk Nursani yang sudah 18 tahun bekerja di Perusahaan tersebut. “Kami bingung nasib kami bagaimana ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Syakiarti mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. Sebanyak 52 karyawan belum menerima haknya untuk bulan Agustus lalu.Persoalan bermula dari diputusnya aliran listrik oleh pihak Batamindo kepada PT Nagano.

Melihat kondisi tersebut karyawan penasaran dan mencari informasi, namun perwakilan Jepang yang ada di Batam diketahui kembali ke negaranya tanpa ada kejelasan nasib karyawan. “Harusnya kan terima bulan ini. Untuk melunasi gaji karyawan perlu biaya Rp292 juta,” sebut dia.

Pria yang pernah mengepalai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam tersebut  mengungkapkan, berdasarkan informasi dari bagian kepegawaian perusahaan, selama ini gaji karyawan dibayar bersumber dari perusahaan yang ada di Jepang. “Seperti subsidi begitu. Karena produksi di sini juga tak terlalu banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan perusahaan yang memproduksi hasil seperti tinta printer ini masih menunggu kepastian dari induk perusahaan yang ada di Jepang. Pihaknya sudah menggelar rapat bersama karyawan dan serikat pekerja untuk mencari solusi terkait nasib 52 karyawan ini yang terdiri dari 13 kontrak dan 39 permanen.

“Karyawan tidak tahu apa ini perusahan sudah berhenti beroperasi atau seperti apa. Tak jelas statusnya. Hasil rapat kami juga akan minta bantuan pemerintah yang ada di Jepang untuk mencari kejelasan,” beber Rudi.

Ia berharap dalam waktu dekat ini ada kejelasan terkait nasib puluhan karyawan PT Nagano ini. “Sabtu lalu kami saya sudah menemui mereka. Semoga secepatnya ada solusi,” tuturnya.(une/das)



(Laporan JPG, Sungai Beduk)

KOMENTAR
Berita Update
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Pengerjaan 13 Paket Jalan Lingkungan
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Kamis, 15 November 2018 - 09:00 wib
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM
Kamis, 14 November 2018 - 19:28 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Kamis, 14 November 2018 - 16:15 wib
Pembangunan Gedung 8 Lantai Lolos
Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru
Kamis, 14 November 2018 - 15:45 wib
Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November
Kamis, 14 November 2018 - 15:33 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Kamis, 14 November 2018 - 14:43 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu
Kamis, 14 November 2018 - 14:30 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Kamis, 14 November 2018 - 14:27 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi

Senin, 12 November 2018 - 20:30 WIB

Tausiah UAS Banjir Jamaah

Senin, 12 November 2018 - 20:00 WIB

BP Diizinkan Operasi FSU

Senin, 05 November 2018 - 14:41 WIB

Bulan Ini, UMK Medan 2019 Ditetapkan

Senin, 05 November 2018 - 14:18 WIB

Pertamina Pastikan Gas Melon Normal

Senin, 05 November 2018 - 14:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta