Stok Beras Melimpah, Harga Lebih Terkendali
Rabu, 12 September 2018 - 17:18 WIB > Dibaca 421 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, stok beras dalam gudang Pasar Beras Induk Cipinang (PIBC) melimpah.

Jumlahnya lebih dari 40 ribu ton. Karena itu, harga beras di PIBC terbilang masih normal dan terkendali. ’’Memang ada sedikit kenaikan harga sekitar tiga persen. Namun, ini masih tergolong wajar dan cenderung sementara. Terlebih, sebentar lagi petani panen raya,’’ ujar Arief, Senin (10/9).

Menurut dia, harga beras tahun ini lebih terkontrol daripada sebelumnya. Berdasar data year-to-year, kenaikan tercatat 3,8 persen pada periode bulan lalu bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 7,4 persen.

Dengan kondisi tersebut, Arief mengingatkan Bulog yang ditugasi melakukan operasi pasar (OP) beras untuk tidak terlalu agresif dan memperhatikan ritme suplai.

Arief khawatir stok di pasar akan banjir dan membuat harga tertekan sehingga mengganggu petani.

Apalagi, pasokan dari daerah masih lancar sekitar 3 ribu–5 ribu ton per hari. ’’OP Bulog dengan menyalurkan beras ke pasar berpotensi menekan harga dan mengganggu petani yang secara bergantian di berbagai daerah sedang panen,’’ tegas Arief.

Dia mengungkapkan, selama ini petani mengeluhkan harga pembelian pemerintah (HPP) yang terlampau rendah di angka Rp 3.700 per kilogram karena di bawah biaya produksi.

Saat ini petani menikmati harga gabah yang baik, yaitu Rp 5.000–Rp 5.500 per kilogram (kg).

Sebelumnya, menteri perdagangan yang mewakili pemerintah menugasi Bulog untuk menyiapkan operasi pasar beras.

Penugasan itu menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga inflasi 3,5 persen sesuai dengan target APBN 2018. Perum Bulog menyatakan siap menjalani penugasan tersebut dengan stok beras 2,2 juta ton.

’’Jumlah ini cukup untuk menjaga harga beras hingga musim panen berikutnya,’’ tutur Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh. (agf/c14/oki)

Sumber: JPNN
KOMENTAR
Berita Update

Peringatan Tahun Baru Hijriah di SD Pahlawan
Kamis, 20 September 2018 - 15:32 wib

Desa Harus Maju dan Berkembang
Kamis, 20 September 2018 - 15:30 wib
Wabup Hadiri Malam Wisuda Pengesahan Warga Baru PSHT
Ajak Masyarakat Sinergi Mengisi Pembangunan
Kamis, 20 September 2018 - 15:00 wib
Alam Mayang Tempat Wisata Favorit

Alam Mayang Tempat Wisata Favorit
Kamis, 20 September 2018 - 14:56 wib
Road to Toyota Expo 3 Digelar
Angsuran Toyota hingga 8 Tahun
Kamis, 20 September 2018 - 14:50 wib

Kemenangan Dramatis
Kamis, 20 September 2018 - 14:30 wib

Transmart Carrefour Gelar Fashion Carnaval
Kamis, 20 September 2018 - 14:24 wib

20 Model dan Ikon Tampil di Pekanbaru Runway 2018 CS Mal
Kamis, 20 September 2018 - 14:21 wib

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax
Kamis, 20 September 2018 - 14:11 wib

Momen Kebangkitan Hendra/Ahsan
Kamis, 20 September 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Uji Coba Rujukan Online Masuk Fase Pengaturan, Diklaim Bisa Cegah Antrean Panjang
Sagang Online
loading...
Follow Us