Ribuan Bibit Gaharu Siap Ditanam di Desa Tanjung Belit
Rabu, 12 September 2018 - 15:53 WIB > Dibaca 721 kali Print | Komentar
Ribuan Bibit Gaharu Siap Ditanam di Desa Tanjung Belit
Kelompok Budidaya Gaharu merapikan bibit Gaharu siap tanam. (KUNNI MASROHANTI/RIAUPOS)
Berita Terkait



KAMPARKIRI HULU (RIAUPOS.CO) - Sejak sembilan bulan lalu,  masyarakat Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu,  Kabupaten Kampar,  mulai membibit kayu gaharu. Tidak kurang dari enam ribu bibit sudah siap ditanam.  Ini hanya di Desa Tanjung Belit.  Di desa lain seperti Aur Kuning,  Pangkalan Serai, Ludai dan beberapa desa lainnya juga banyak.
 
Pembibitan pohon gaharu di Desa Tanjung Belit ini di lakukan oleh Kelompok Budidaya Gaharu Desa Tanjung Belit yang diketuai Mansur.  Selain mengembangkan usaha pembibitan, kelompok ini juga memiliki pohon gaharu dewasa yang merupakan sumbangan dari salah satu pengurus, Mak Beren. Mak Beren pulak,  memiliki banyak pohon gaharu dewasa yang sudah dikembangkan sejak tiga tahun terakhir.

Riaupos.co bersama peserta Kenduri Subayang-Bio yang digelar masyarakat Batang Subayang dan Sungai Bio,  baru-baru ini melihat langsung ke lokasi pembibitan. Ribuan bibit gaharu berusia tiga dan sembilan bulan hingga Rabu (12/9), tumbuh subur dalam polibek. Peserta kenduri juga diajak melihat langsung pohon gaharu dewasa yang diinjeksi atau diinokulasi (nokulan) di kebun milik Mak Beren yang tak jauh dari pemukiman masyarakat di desa tersebut.  

‘’Sebagaimana diketahui, gaharu ini mahal harganya. Gaharu asli dari dalam hutan dan yang dibibitkan ini tak jauh beda harganya. Beda tipis. Makanya kita budidayakan di sini. Persoalannya, belum banyak pembeli. Kalau untuk masyarakat, sudah cukup. Apalagi di desa lain juga banyak yang melakukan pembibitan,’’ ungkap Mansur di sela-sela kunjungan ke lokasi pembibitan.

Kunjungan ke lokasi pembibitan dan melihat langsung proses inokulasi gaharu ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kenduri Subayang-Bio yang meliputi banyak rangkaian kegiatan. Antara lain,  membuka lubuk larangan atau panen ikan (mancakou ikan) di Desa Aur Kuning,  wisata air di Desa Batu Sanggan, melihat kebun dan lokasi pembibitan gaharu di Desa Tanjung Belit serta pertunjukan seni tradisi di Desa Tanjung Belit. 

Kegiatan ini dilaksanakan Forum Masyarakat Batang Subayang dan Batang Bio didukung oleh Imbau yang merupakan konsorsium dari tiga lembaga, yakni, Perkumpulan/Yayasan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Yapeka),  Indonesia Ecoturism Network (Indecon) dan WWF.  
 
‘’Masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Subayang dan Sungai Bio, sebagiannya masih melakukan aktivitas di dalam hutan.  Pembibitan gaharu dan penanaman pohon gaharu di kebun-kebun masyarakat ini diharapkan menjadi salah satu solusi agar aktivitas masyarakat di dalam hutan bisa berkurang. Dengan demikian hutan akan terjaga. Kalau hutan terjaga, sungai juga akan tetap terjaga dengan baik. Semoga menjadi solusi perekonomian yang berkelanjutan bagi masyarakat,’’ harap Livelihood Project Manager Yapeka, Agustinus Wijayanto.(kun)
      

KOMENTAR
Berita Update
Bukaan Pintu PLTA Dikurangi
Potensi Banjir Kampar Menurun
Selasa, 13 November 2018 - 14:40 wib

Warga Prihatin Gepeng Anak Marak
Selasa, 13 November 2018 - 14:30 wib
30 November Paling Lambat  Pengesahan APBD Riau

30 November Paling Lambat Pengesahan APBD Riau
Selasa, 13 November 2018 - 14:00 wib
Distributor Jangan  Timbun Bahan Pokok

Distributor Jangan Timbun Bahan Pokok
Selasa, 13 November 2018 - 13:30 wib

HKN, Momentum Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Selasa, 13 November 2018 - 13:00 wib
Biaya Perjalanan Dinas  DPRD Rp 852 Miliar

Biaya Perjalanan Dinas DPRD Rp 852 Miliar
Selasa, 13 November 2018 - 12:00 wib
Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong

Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong
Selasa, 13 November 2018 - 11:37 wib

Flyover dan Siak IV Tak Selesai Tepat waktu
Selasa, 13 November 2018 - 11:00 wib

Ditinggal Makan Malam, Rumah Ludes Terbakar
Selasa, 13 November 2018 - 10:50 wib

Stan Lee, Pencipta Tokoh Superhero Marvel Wafat
Selasa, 13 November 2018 - 10:37 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Ditinggal Makan Malam,  Rumah Ludes Terbakar

Selasa, 13 November 2018 - 10:50 WIB

Siap Tetapkan  Status Siaga  Darurat Banjir

Jumat, 09 November 2018 - 18:50 WIB

Bantuan Banjir Mulai Disalurkan ke Warga

Jumat, 09 November 2018 - 16:00 WIB

Pasukan Kamis Bersih Berangus Tumpukan Sampah di Lokasi Ilegal
Bantuan Dikirim ke Sulawesi Tengah

Kamis, 08 November 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us