Depan >> Berita >> Riau >>
Pahami Aturan, Hindari Kabar Hoax
Kamis, 13 September 2018 - 13:23 WIB > Dibaca 413 kali Print | Komentar
Pahami Aturan, Hindari Kabar Hoax
Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Ketua Bawaslu Rohil Syahyuri foto bersama jajaran komisioner Bawaslu Rohil dan para peserta sosialisasi pengawasan pemilu, di Bagansiapiapi, Kamis (13/9). Zulfadhli/Riau Pos
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Helat demokrasi secara nasional akan berlangsung pada 2019, mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia.

Menyikapi banyaknya kontestasi yang dihadapi, tentunya tantangan kedepan lebih kompleks bila dibandingkan hanya pemilihan kepala daerah. Perlu dipahami berbagai aturan yang ada agar tidak terjadi pelanggaran yang berakibat pada proses hukum.

Ini menjadi poin penting dari kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu yang berlangsung di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rohil, di Bagansiapiapi, Kamis (13/). Hadir Ketua Bawaslu Riau, Rusidi rusdan SAg MPdI didampingi Ketua Bawaslu Rohil Syahyuri SHI didampingi komisioner Jaka Abdillah, Fakhlurrozi, Bimantara dan Zubaidah.

"Dengan sosialisasi pengawasan diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk dapat memahami dengan baik peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemilu," tutur Rudisi Rusdan. Apa saja yang menjadi larangan, ketentuan dan tahapan yang ada harus dapat dipahami.

Ketika ditanyakan apa saja potensi yang rawan terjadi berkaca pada pelaksanaan sejumlah pemilihan yang telah dilaksanakan, Ketua Bawaslu Riau mengatakan potensi kerawanan bisa terjadi karena menyebarnya kabar bohong atau hoax, pelanggaran UU ITE mapun ujaran kebencian melalui Media Sosial (Medsos).

"Kami berharap agar tidak ada kejadian terkait dengan penyebaran Hoax, ujaran kebencian, penghinaan ataupun yang berbau sara. Memang hal ini menjadi titik rawan dan harus sama-sama kita hindari, jangan sampai hanya karena kepentingan politik sesaat masyarakat yang menjadi korban. Selain itu jangan sampai menjadi terpidana, atau tersangka karena ketidaktahuan terhadap pasal-pasal yang menjadi ancaman, makanya penting dipahami," kata Rudisi Rusdan. (fad)
KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Banjir Masih Melanda Desa Buluh Cina Siak Hulu Kampar (video)
Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:32 WIB

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:06 WIB

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 WIB

Jokowi dan Istri Kenakan Pakaian Adat Melayu (video)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini