Masyarakat Padang Sawah Bongkar Lubuk Larangan
Minggu, 16 September 2018 - 13:11 WIB > Dibaca 1312 kali Print | Komentar
Masyarakat Padang Sawah Bongkar Lubuk Larangan
AMBIL IKAN: Euceu, warga pekanbaru asli Bandung, Jawa Barat, turut mengambil ikan yang dilempari dari dalam lubuk larangan ke dalam karung yang disediakan panitia (KASMONO)
Berita Terkait



KAMPARKIRI (RIAUPOS.CO) - Sejak pagi tadi,  Ahad (16/9) hingga malam,  masyarakat Kenegerian Padang Sawah,  Kecamatan Kampar Kiri,  Kabupaten Kampar,  menghadiri prosesi bongkar lubuk larangan (mancokou)  di desa tersebut.  Ramai. Tepian Sungai Subayang yang membelah Desa Padang sawah dan Desa Sungai Liti (satu kenegerian), padat pengunjung.

Tidak hanya masyarakat tempatan,  tapi juga tamu-tamu dari luar Kenegerian Padang Sawah.  Mereka datang untuk melihat langsung prosesi tersebut serta turut membeli ikan hasil tangkapan baik dengan cara andil (onggokan)  atau lelang.

Panitia pepalaksana sudah mempersiapkan pesta rakyat setahun sekali ini sejak beberapa hari lalu.  Diawali dengan rapat bersama antara kepala desa,  tokoh masyarakat dan ninik mamak.  Persiapan seperti membuat pagar yang dipasang melintang sungai (bolek),  dimulai sejak Sabtu. Jaring untuk menghalangi ikan keluar dari dalam lubuk,  dipasang di bolek ini.

’’Mancokau ini pesta rakyat.  Memang untuk masyarakat,  termasuk uang dari hasil andil dan lelang ini dipersembahkan untuk pembangunan desa, ’’ ungkap Kades Padang Sawah,  Ali Lubis di sela-sela kegiatan tersebut.

Satu andil ikan dijual dengan harga Rp20 ribu untuk masyarakat. Sedangkan untuk tamu Rp40 ribu.  Beratnya sekitar 1 kilogram. Puluhan andil dibuat di atas lapangan di tepian sungai setelah sebelumnya dimasukkan ke dalam wadah besar yang terbuat dari kayu dan terpal.

Sementara ikan-ikan ukuran besar dengan berat sekitar 1 kilogram ke atas dilelang dengan harga setinggi-tingginya. Prosesi mancokau ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisi seperti silat dan gondang oguong.(kasmono)
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Citizen Jurnalis Terbaru
JMGR Taja Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 06 November 2018 - 19:36 WIB

Pemeliharan Sekat Kanal di Sungai Tohor Perlu Dipertanyakan
RFB sudah Bukukan Transaksi di Atas 800 Ribu Lot

Rabu, 10 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Sulitnya Peternak Mandiri Bertahan Menghadapi Monopoli Pakan dan DOC
Tim KUKERTA Desa Logas Hilir 2018 Universitas Riau

Kamis, 13 September 2018 - 14:37 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini