Berharap Tak Saling Serang Isu SARA
Selasa, 25 September 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 281 kali Print | Komentar
Berharap Tak Saling Serang Isu SARA
PAKAIAN ADAT: Pendukung dan simpatisan partai politik menggunakan pakaian adat saat mengikuti kampanye damai dan berintegritas di kawasan Monas, Jakarta, Ahad (23/9/2018). Deklarasi tersebut bertujuan memerangi hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA supaya tercipta suasana damai selama penyelenggaraan Pemilu 2019. (FEDRIK TARIGAN/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Calon Presiden Prabowo Subianto untuk kali per­tama melakukan pertemuan dengan para pengurus Badan Pe­menangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Ketua Umum Par­tai Gerindra itu memberikan pesan khusus kepada BPN untuk mengutamakan kampanye damai dan menghindari kampanye yang bernuansa negatif.


”Kita sudah sepakat kampanye damai. Yang harus kita utarakan adalah fakta, benar,” kata Prabowo di Jakarta, Ahad (23/9).  Menurut dia, komitmen damai dan menghindari SARA adalah bagian untuk menciptakan pemilu yang sejuk. Meski begitu, Prabowo juga berpesan agar BPN tegas dalam menyampaikan kondisi riil bangsa yang terjadi saat ini.

Mantan Danjen Kopassus itu berjanji untuk menghindari kampanye bernuansa SARA. Namun, dia meminta rival politiknya juga tidak menyerang dengan isu SARA. ”Kita ini di-framing SARA, padahal kita mengerti bahwa kita lebih Pancasilais,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan terima kasih karena ada sejumlah individu dari luar koalisi Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat yang bergabung dalam BPN. Sedikit banyak Prabowo merasa bahwa perjuangannya bersama Sandiaga Uno mendapat dukungan. ”Kita sampaikan kepada rakyat kita, memberi penjelasan, gagasan, pencerahan, bahwa NKRI butuh pemerintah yang  bersih, kuat, membela kepentingan bangsa,” jelasnya.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi cawapres Sandiaga Uno, Ketua BPN Djoko Santoso, Koordinator Jubir BPN Dahil Anzar Simanjuntak, dan sejumlah pimpinan parpol koalisi.

Setelah Prabowo, giliran Sandi yang menyampaikan sambutan. Berbeda dengan Praowo yang serius menyampaikan pesan, Sandi lebih santai. Kali pertama Sandi menyapa relawan emak-emak yang hadir dalam pertemuan itu. ”Ada relawan Pepes, Permak Bodi. Mereka paling militan,” kata Sandi sambil menyapa kelompok ibu-ibu di bagian belakang.

Sandi menyatakan, dari hasil kunjungan ke sejumlah daerah, dirinya menangkap adanya keinginan perubahan dari masyarakat Indonesia. Sandi mengaku mendapat titipan pesan apabila terpilih bersama Prabowo di Pemilu 2019. ”Pesannya adalah Indonesia harus adil, Indonesia harus makmur lagi,” kata Sandi. (bay/c6/fat/jpg)

KOMENTAR
Berita Update
Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK
Rabu, 13 November 2018 - 20:47 wib
Stan Lee Wafat, Para Superhero Berduka

Stan Lee Wafat, Para Superhero Berduka
Rabu, 13 November 2018 - 19:37 wib
Polri Teliti Kemungkinan Hoaks by Design

Polri Teliti Kemungkinan Hoaks by Design
Rabu, 13 November 2018 - 18:23 wib
Dianiaya, Warga Guntung Meregang Nyawa

Dianiaya, Warga Guntung Meregang Nyawa
Rabu, 13 November 2018 - 18:00 wib

Empat Desa di Pelalawan Banjir
Rabu, 13 November 2018 - 17:15 wib

Jalan Rusak Koto Gasib Berbahaya
Rabu, 13 November 2018 - 17:00 wib
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK
Rabu, 13 November 2018 - 16:56 wib

Momen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Rabu, 13 November 2018 - 16:45 wib

Sungai Siak dan Burung Serindit Promosikan Riau
Rabu, 13 November 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Janji Sandiaga di Pasar Tanjung Pura

Senin, 12 November 2018 - 01:19 WIB

Partai Golkar Kritik Kinerja KPU

Sabtu, 10 November 2018 - 17:32 WIB

Besok, Terakhir Pengiriman Berkas Penerimaan Komisioner KPU
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini