KUMPULKAN SUMBANGAN KORBAN GEMPA PALU

Ribuan Umat Hadiri Tablig Akbar UAS

Nasional | Rabu, 03 Oktober 2018 - 17:59 WIB

SIAK (RIAUPOS.CO) - Berapi-api dan lantang. Sesekali bercanda memecah gelak tawa ribuan umat Islam di Lapangan Tengku Mahratu, Siak Sri Indrapura, Selasa (2/10) malam. Tabligh akbar Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam rangka memperingati hari jadi ke-19 Kabupaten Siak berjalan penuh khidmat. Selama acara, kotak infak berkeliling menyambangi ribuan masyarakat sebagai bantuan bagi korban gempa di Sulawesi Tengah.

Tablig akbar diawali dengan zikir bersama. Kemudian pembacaan ayat suci Alquran. Dilanjutkan sambutan Bupati Siak H Syamsuar. Kemudian baru tausiah dari ustaz kondang sejuta viewers yang sudah dirindukan masyarakat Siak. Hal ini bisa terlihat dari kehadiran masyarakat yang berbondong-bondong ke lokasi acara. Sejak pukul 18.00 WIB, seorang warga dari Minas, Winarso memboyong istri dan anaknya sengaja datang ke Siak Sri Indrapura meskipun hujan deras mengguyur. Tujuannya menghadiri tablig akbar UAS. Dengar kabar dari tetangga ada Somad ceramah di Siak. Jadi kami berangkat sekeluarga dari Minas, katanya.

Memang jamaah yang hadir dalam tabligh akbar malam tadi berasal dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Siak. Bahkan dari kabupaten/kota tetangga juga hadir. 


Berangkat dari Pekanbaru selesai kerja sore tadi, kata Rizal, warga Pekanbaru.

Sementara Bupati Syamsuar mengatakan tabligh akbar menghadirkan UAS dilaksanakan sebagai bagian rangkaian kegiatan sempena hari jadi ke-19 Kabupaten Siak yang jatuh pada 12 Oktober nanti. Menurutnya, masyarakat Siak sudah lama merindukan UAS. 

Mudah-mudahan kehadiran UAS kali ini dapat mengobati kerinduan masyarakat Siak dan juga tentu dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, kata Syamsuar.

Selain itu Pemkab Siak, lanjut Syamsuar, juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak yang mengumpulkan sumbangan sukarela dari umat. Dilakukan sebagai bagian kepedulian masyarakat Siak atas kondisi bencana masyarakat di Sulawesi Tengah yang terkena gempa dan tsunami. Sebagai bagian kepedulian kita dengan keluarga di Sulteng. Keikhlasan dan sedekah kita mudah-mudahan mendapat syafaat dan manfaat bagi saudara kita, kata Bupati Syamsuar.(egp)

Tabligh akbar UAS malam tadi dihadiri seluruh unsur Forkompimda Siak, serta seluruh pejabat pemkab dan kementerian/lembaga yang berkantor di Kabupaten Siak. Dalam ceramahnya, UAS menceritakan tentang kemegahan dan kekuasaan Kerajaan Siak. Menurutnya meskipun usia kabupaten baru 19 tahun, namun anak-anak Siak harus paham bahwa Kerajaan Siak sudah berdiri sejak 223 tahun lalu.

1723 kerajaan Siak berdiri dan berkuasa, orang Siak sudah punya raja. Siak adalah pusat peradaban dan orang-orangnya mengerti agama, kata UAS.

Kemudian, UAS juga mengapresiasi kegiatan pengumpulan dana untuk korban bencana di Sulteng. Sebab diceritakannya berdasarkan informasi dari Bupati Syamsuar, saat pengumpulan untuk korban bencana Lombok berhasil terkumpul Rp600 juta dalam satu malam.

Mudah-mudahan untuk Palu ini lebih nanti. Kita ramai-ramai begini adalah syiar. Ingat pemimpin harus memperjuangkan islam, karena dan kekuasaan tak bisa dipisahkan, bisa dilihat dulu dari Sultan, Mufti dan Raja di Siak, ujarnya.(egp)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook