Banjir Sebabkan Kemacetan di Jalan Arifin Achmad

Pekanbaru | Selasa, 30 Oktober 2018 - 09:14 WIB

Banjir Sebabkan Kemacetan di Jalan Arifin Achmad
BANJIR: Jalan Arifin Achmad tepatnya di dekat persimpangan Jalan Paus selalu langganan banjir, setiap hujan yang mengguyur Pekanbaru, Senin (29/10/2018). Akibat, arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet karena banyak pengendara yang melintas di hanya satu sisi jalan. soleh/riaupos

Kota (RIAUPOS.CO) -Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru, Senin (29/10) siang menyebabkan banjir di Jalan Arifin Achmad tepatnya di dekat persimpangan Jalan Paus. Akibat banjir tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet karena banyak pengendara yang melintas di sisi kanan jalan.

Tidak berfungsinya drainase di sekitar jalan tersebut diduga menjadi penyebab banjir tersebut. Bagaimana tidak, hujan yang turun lebih kurang 45 menit, airnya langsung tergenang di sisi kiri jalan. Memang di sekitar jalan tersebut terdapat selokan namun kondisi selokan tidak memadai untuk menampung air hujan, ditambah lagi selokan dipenuhi banyak sampah.

Anto (38) seorang pedagang buah di sekitar daerah tersebut mengatakan bahwa pada saat musim hujan seperti sekarang memang jalan tersebut sering banjir. Akibatnya jalanan menjadi macet terutama pada saat jam-jam sibuk. "Kalau musim hujan seperti sekarang ya lumayan sering banjir, walaupun hujannya tidak sampai satu jam," ujarnya.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Bustami mengatakan, dengan kerap banjirnya Jalan Arifin Achmad tersebut, ia mengaku kesulitan jika hendak melintas. Sehingga salah satu pilihannya yakni melewati sisi kanan jalan, yang seharusnya merupakan jalur kendaraan roda empat.

"Kalau mau terobos banjirnya disisi kiri jalan takut terperosok, karena airnya tinggi juga. Jadi terpaksa ambil sisi kanan meskipun jadi macet jalannya," sebutnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, A Saat mengatakan, memang saat ini pihaknya tengah fokus melaksanakan pembersihan dan normalisasi drainase yang ada di Pekanbaru. Selain mengerahkan petugas atau yang kerap disebut pasukan kuning, pihaknya juga menurunkan alat berat.

"Jalan Arifin Achmad ini juga menjadi salah satu fokus kami untuk normalisasi drainase, selain beberapa lokasi lain seperti Jalan HR Soebrantas dan beberapa jalan lainnya," jelasnya.(sol)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook