Depan >> Berita >> Hukum >>
Istana Serahkan Kasus Novel ke Polri
Sabtu, 03 November 2018 - 11:22 WIB > Dibaca 599 kali Print | Komentar
BOGOR (RIAUPOS.CO) - Desakan untuk mengusut kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan terus mengarah ke istana. Menanggapi hal itu, pihak istana justru meminta bola panas kasus tersebut tidak diarahkan ke Presiden.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purn Moeldoko mengatakan, dalam struktur negara, setiap urusan ada otoritasnya. Nah, dalam hal pengusutan kasus pidana, kewenangan tersebut ada di Polri. “Gini lho, tugas negara ini kan ada pendelegasian. Jangan semua Presiden. Masing-masing ada otoritas, ada batas kemampuan dalam bekerja,” ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (2/11).

Sebelumnya, desakan untuk presiden turun tangan disampaikan Novel dan sejumlah aktivis HAM. Setelah 500 hari penyelidikan polisi tidak menunjukkan progres signifikan, sejumlah kalangan mendesak Presiden turun tangan dengan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Bahkan, di media sosial muncul tagar #500HariNovelDiserang.

Namun, Moeldoko menegaskan Presiden tidak bisa mengintervensi kasus hukum. Moeldoko menambahkan, selama masih dalam batas kemampuan, negara mesti menyerahkan pada lembaga yang punya teknis. Dia yakin, pihak kepolisian masih bekerja. “Kalau di luar batas kemampuan ya negara ambil atau presiden ambil. Itu aja rumusnya,” imbuhnya.

Sementara itu, gesture menghindar juga dilakukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jenderal Purn Wiranto. Awalnya, saat ditanya soal aksi bela tauhid, Wiranto mau berbicara banyak. Namun Saat ditanya soal kelanjutan kasus Novel, mantan Panglima ABRI itu enggan memberi tanggapan.”Novel Baswedan jilid berikutnya,” kata dia lantas pergi.(far/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

SBY dan AHY Sapa Warga Pekanbaru di CFD
Minggu, 16 Desember 2018 - 10:38 wib

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Z Face Boy and Girl Riau 2018
Malam Ini Penentuan
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:57 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
SBY dan AHY Sapa Warga Pekanbaru di CFD