Depan >> Berita >> Riau >>
Hanya dari ATK dan Belanja Kecil
26 OPD Hemat Rp360 M
Jumat, 09 November 2018 - 11:30 WIB > Dibaca 326 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Upaya penghematan anggaran yang dilakukan Pemprov Riau berhasil dilakukan. Setidaknya, sudah Rp360 miliar yang dihemat. Angka tersebut baru dari 26 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Riau.

 Penghematan tersebut setelah melakukan coaching clinic di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau. Pembinaan sebagai pendamping OPD untuk melakukan pencairan dan pengusulan pembayaran kegiatan, sekaligus tunda bayar kalau dimungkinkan.

  Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi mengatakan, dari pembinaan itu pihaknya berhasil melakukan penghematan yang disisir dari kegiatan 26 OPD.

  “Laporan dari BPKAD kita mendapatan penghematan sesuai dengan surat yang kita sampaikan ke OPD sebesar Rp360 miliar. Penghematan itu dari belanja ATK, belanja kecil-kecil dari 26 OPD,” katanya.

 Atas penghematan itu, diakui Ahmad Hijazi, defisit anggaran Pemprov Riau sedikit berkurang. Di mana, setelah ada komitmen bersama OPD karena tidak ada APBD-P, pihaknya berhasil melakukan penghematan Rp600 miliar. 

 “Waktu itu kita masih ada beban defisit sebesar Rp1,7 triliun. Dengan komitmen itu defisit sedikit berkurang jadi Rp1,1 triliun. Kemarin dapat info lagi ada penghematan Rp360 miliar. Berarti kita masih ada defisit Rp800 miliar. Sekarang kita sedang mengejar angka defisit Rp600 miliar atau Rp500 miliar,” paparnya.

Ditanya dari 26 OPD, anggaran mana paling banyak dirasionalisasi, Ahmad Hijazi mengaku belum mencermati laporan dari BPKAD Riau. “Saya belum mencermati itu. Tapi perlu saya tekankan ini tidak rasionalisasi, tapi penghematan. Di mana OPD dengan ikhlas dan legowo mencoba untuk mengerem belanja yang kira-kira bisa dihemat,” ujar dia.

 Anggaran yang dihemat, kata Ahmad Hijazi, misalnya selama ini stok kertas lima rim, sekarang satu rim saja. Kemudian kalau biasanya OPD selalu melakukan perjalanan dinas, sekarang tak jalan lagi.

“Saya sudah satu bulan puasa SPPD. Kalau tak hal penting, saya tak berangkat. Biasanya dalam satu bulan saya ada empat kali menghadiri kegiatan ke Jakarta. Kecuali itu penting dan wajib, misalnya diundang menteri dan dipanggil KPK itu harus,” sambungnya.(mng)


(Laporan SARIDAL MAIJAR, Pekanbaru)
KOMENTAR
Berita Update

Setengah Kilogram Sabu dan Ekstasi Dimusnahkan
Selasa, 13 November 2018 - 12:38 wib
Biaya Perjalanan Dinas  DPRD Rp 852 Miliar

Biaya Perjalanan Dinas DPRD Rp 852 Miliar
Selasa, 13 November 2018 - 12:00 wib
Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong

Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong
Selasa, 13 November 2018 - 11:37 wib

Flyover dan Siak IV Tak Selesai Tepat waktu
Selasa, 13 November 2018 - 11:00 wib

Ditinggal Makan Malam, Rumah Ludes Terbakar
Selasa, 13 November 2018 - 10:50 wib
Mayat Tersangkut di Sungai Sail
Hilang Dua Hari, Dokter Ditemukan Meninggal
Selasa, 13 November 2018 - 10:23 wib
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Dampak Cuaca Buruk di Sumbar
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Selasa, 13 November 2018 - 10:00 wib
Pengendara Jatuh  Terpeleset Tumpahan CPO

Pengendara Jatuh Terpeleset Tumpahan CPO
Selasa, 13 November 2018 - 09:40 wib

Tak Bawa KTP Disidang
Selasa, 13 November 2018 - 09:08 wib
Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda

Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda
Selasa, 13 November 2018 - 08:22 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Biaya Perjalanan Dinas  DPRD Rp 852 Miliar

Selasa, 13 November 2018 - 12:00 WIB

Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong

Selasa, 13 November 2018 - 11:37 WIB

Flyover dan Siak IV Tak Selesai Tepat waktu

Selasa, 13 November 2018 - 11:00 WIB

Hilang Dua Hari, Dokter Ditemukan Meninggal

Selasa, 13 November 2018 - 10:23 WIB

Pengendara Jatuh  Terpeleset Tumpahan CPO

Selasa, 13 November 2018 - 09:40 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us