Vaksinasi Ulang Dilakukan di Kelurahan KLB Difteri di Tampan
Jumat, 09 November 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 694 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Rencana pemberian vaksin ulang kepada 39.648 anak yang tinggal di Kecamatan Tampan akibat terjadinya kasus kejadian luar biasa (KLB) difteri di lokasi tersebut urung dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini, pihak Dinas Kesehatan (Diskes) masih menunggu jadwal penyuluhan yang diberikan pihak kelurahan.


Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Indra Pomi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Gustiyanti mengatakan, memang rencana awal vaksin ulang di Kecamatan Tampan dilaksanakan awal November ini. Namun karena pihak kelurahan belum memberikan jadwal pelaksanaan penyuluhan, pihaknya belum bisa melakukan vaksin ulang.


“Pihak kelurahan dalam bulan ini berencana mengumpulkan RT/RW. Pada acara tersebut nanti kami sekaligus meminta waktu untuk melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan vaksinasi ulang. Karena masih banyak masyarakat yang tidak tahu kenapa harus divaksin ulang di Kecamatan Tampan tersebut,” katanya, Kamis (8/11).


Rencananya, lanjut Gustiyanti, pelaksanaan vaksininasi ulang tersebut akan dilakukan di kelurahan. Pasalnya, jika dilakukan di sekolah yang ada di Kecamatan Tampan, dikhawatirkan akan ada murid sekolah yang tidak berdomisili di Kecamatan Tampan, namun bersekolah di kecamatan tersebut.


“Jadi agar lebih tepat sasaran, vaksinasi akan kami lakukan di kelurahan setempat. Karena di Kecamatan Tampan ini sudah ditetapkan sebagai KLB difteri setelah ada seorang anak yang meninggal diindikasi kuat akibat difteri,” ujarnya.


Dipaparkan Gustiyanti, jika dirincikan anak-anak yang akan divaksin ulang di antaranya yakni anak usia 1-3 tahun tercatat sebanyak 11.456 jiwa dan akan diberikan vaksin ulang yakni difteri, pertusis dan tetanus (DPT), HB dan HiB atau kerap juga disebut vaksin pentavalen.


Sedangkan untuk anak usia 3-7 tahun, tercatat ada 9.799 jiwa dan akan diberikan vaksin DT. Kemudian anak usia 7-19 tahun akan diberikan vaksin TD. Sehingga di Kecamatan Tampan ini total 39.648 anak akan diberikan vaksin ulang.


Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anak berusia enam tahun yang tinggal di Kecamatan Tampan, meninggal dunia diduga karena terkena penyakit difteri.(ade)

(Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota)

KOMENTAR
Berita Update

Spider-Man Laris Berkat Infinity War
Minggu, 20 Januari 2019 - 11:59 wib
KAJI PEMBIAYAAN BPJS KESEHATAN
Caesar Dicurigai Ada Kecurangan
Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 wib

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut
Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 wib

Pembebasan Ustaz Ba’asyir Tuai Pro-Kontra
Minggu, 20 Januari 2019 - 11:16 wib

Andini Bertemu Menteri Susi di Jakarta
Minggu, 20 Januari 2019 - 11:13 wib
Disnaker Sidak Dumai Square

Disnaker Sidak Dumai Square
Minggu, 19 Januari 2019 - 14:35 wib
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan
Minggu, 19 Januari 2019 - 14:13 wib
4.480 Warga Belum Melakukan Rekam KTP-el

4.480 Warga Belum Melakukan Rekam KTP-el
Minggu, 19 Januari 2019 - 14:00 wib
SK Sudah Ditandatangani, Pelantikan Pejabat Menunggu Hari

SK Sudah Ditandatangani, Pelantikan Pejabat Menunggu Hari
Minggu, 19 Januari 2019 - 13:46 wib
ASN Diancam Potong Gaji
Wajib Hadir Siraman Rohani Jumat
ASN Diancam Potong Gaji
Minggu, 19 Januari 2019 - 13:30 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us