Konsumsi Rumah Tangga Bisa Lebih Tinggi
Jumat, 09 November 2018 - 19:35 WIB > Dibaca 373 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS) - Kinerja ekspor yang diperkirakan masih lebih rendah daripada impor bakal menjadi salah satu penghambat pertumbuhan pada kuartal terakhir tahun ini. Pada kuartal IV, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yakni di bawah 5,2 persen.
’’Kami masih memperkirakan untuk triwulan IV 2018, pertumbuhan ekonomi kurang lebih sama (dengan triwulan III 2018, red),’’ ujar Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di Hotel Pullman, Rabu (6/11).


Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III sebesar 5,17 persen dinilai cukup positif meski tidak setinggi sebelumnya 5,27 persen.


Dody melanjutkan, motor penggerak ekonomi pada kuartal ini masih didominasi konsumsi rumah tangga dan investasi. Hambatannya adalah belum membaiknya kinerja ekspor seiring dengan demand yang juga masih menurun.


’’Kalau bicara nett ekspor dari eksternal, demand-nya masih di posisi nett minus karena pertumbuhan impor di atas pertumbuhan ekspor. Meski ekspor tumbuh, kecepatannya masih di bawah impor,’’ jelasnya.


Namun, Dody menyebutkan, konsumsi rumah tangga di kuartal akhir bisa lebih tinggi. Pihaknya pun optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal IV lebih baik daripada kuartal III. Meski demikian, pihaknya tidak memungkiri bahwa untuk keseluruhan tahun ini pertumbuhan ekonomi diprediksi hanya berada di kisaran 5,2 persen atau batas bawah target BI 5,0–5,4 persen.


’’Konsumsi kuartal IV 2018 diperkirakan meningkat lagi. Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tetap di batas bawah target Bank Indonesia,’’ katanya.


Direktur Riset Center of Reform On Economics (Core) Mohammad Faisal menyatakan, perekonomian pada kuartal IV diperkirakan tumbuh di kisaran 5 persen. Sebab, menurut dia, hingga akhir tahun ini, sulit bagi Indonesia untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang terlalu tinggi.


’’Sebab, masih ada tekanan dari faktor perang dagang dan perekonomian AS yang membaik. The Fed juga memberikan sinyal masih ada peluang kenaikan suku bunga acuan,’’ ucapnya.


Akibatnya, negara berkembang banyak kehilangan dana asing dari pasar keuangan. Foreign direct investment (FDI) pun tertahan. Bukan hanya di negara maju, negara berkembang juga banyak yang menaikkan suku bunga acuannya. Termasuk Indonesia. Hal itu membuat laju pertumbuhan ekonomi tertahan. Sebab, setiap bank sentral berupaya menjaga stabilitas perekonomian yang berdampak pada pertumbuhan.


Faisal menambahkan, optimisme pengusaha pada kuartal IV menurun. Indeks tendensi bisnis (ITB) pada kuartal IV diperkirakan 106,45. Lebih rendah daripada ITB kuartal III sebesar 108,05.


Menurut Faisal, hal tersebut mencerminkan bahwa optimisme pengusaha pada kuartal IV menurun jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. ’’Ada tekanan terhadap nilai tukar yang dirasakan pengusaha sehingga itu diramalkan berpengaruh pada demand (permintaan) barang untuk kuartal IV,’’ ujarnya.


Namun, konsumen masih optimistis. Sebab, indeks tendensi konsumen (ITK) pada kuartal IV diperkirakan 103,29. Lebih tinggi daripada ITK kuartal III sebesar 101,23. Hal tersebut dipicu indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi yang sejauh ini terkendali. Dengan begitu, konsumen optimistis bisa membeli barang dengan harga yang stabil pada kuartal IV ini.


’’Kami lihat memang ada perbedaan dari cara pandang produsen dan konsumen. Semoga saja inflasi masih bisa terkendali sampai akhir tahun sehingga konsumsi rumah tangga mampu mengangkat demand dan pertumbuhan ekonomi jadi tetap menggeliat,’’ kata Faisal.(ken/rin/c22/fal/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Setengah Kilogram Sabu dan Ekstasi Dimusnahkan
Selasa, 13 November 2018 - 12:38 wib
Biaya Perjalanan Dinas  DPRD Rp 852 Miliar

Biaya Perjalanan Dinas DPRD Rp 852 Miliar
Selasa, 13 November 2018 - 12:00 wib
Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong

Banyak Formasi CPNS Riau yang Kosong
Selasa, 13 November 2018 - 11:37 wib

Flyover dan Siak IV Tak Selesai Tepat waktu
Selasa, 13 November 2018 - 11:00 wib

Ditinggal Makan Malam, Rumah Ludes Terbakar
Selasa, 13 November 2018 - 10:50 wib
Mayat Tersangkut di Sungai Sail
Hilang Dua Hari, Dokter Ditemukan Meninggal
Selasa, 13 November 2018 - 10:23 wib
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Dampak Cuaca Buruk di Sumbar
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Selasa, 13 November 2018 - 10:00 wib
Pengendara Jatuh  Terpeleset Tumpahan CPO

Pengendara Jatuh Terpeleset Tumpahan CPO
Selasa, 13 November 2018 - 09:40 wib

Tak Bawa KTP Disidang
Selasa, 13 November 2018 - 09:08 wib
Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda

Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda
Selasa, 13 November 2018 - 08:22 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan

Selasa, 13 November 2018 - 10:00 WIB

Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda

Selasa, 13 November 2018 - 08:22 WIB

Maksimalkan Melalui Produk Unggulan

Senin, 12 November 2018 - 21:00 WIB

Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Senin, 12 November 2018 - 19:00 WIB

Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai

Senin, 12 November 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us