Depan >> Berita >> Riau >>
Lima Kabupaten di Riau Darurat Banjir
Sabtu, 10 November 2018 - 14:36 WIB > Dibaca 3992 kali Print | Komentar
Lima Kabupaten di Riau Darurat Banjir
PLTA KOTO PANJANG: Kondisi terkini waduk PLTA Koto Panjang pada Jumat pagi (9/11/2018) akibat tingginya curah hujan di wilayah Riau dan Sumatera Barat. Masyarakat Kabupaten Kampar saat ini wapada banjir dengan naiknya permukaan air Sungai Kampar akibat dibukanya pintu air buangan waduk. (FACEBOOK PLTA KOTO PANJANG)
Berita Terkait

Lima Kabupaten di Riau Darurat Banjir



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bencana banjir masih melanda sejumlah daerah di Riau. Setidak­nya, sudah lima kabupaten yang telah menetapkan status darurat banjir dan longsor. Kabupaten itu adalah Pelalawan, Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Indragiri Hulu (Inhu), dan Kuantan Singingi (Kuansing).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger menjelaskan, dari lima kabupaten itu, empat di antaranya berstatus tanggap darurat. Satu lagi berstatus siaga darurat.

Yang berstatus tanggap darurat adalah Rohul. Status ini ditetapkan pemerintah setempat sejak 12 Oktober dan berakhir hingga 27 Oktober 2018. Kemudian Rohil yang berstatus tanggap darurat, dimulai sejak 24 Oktober hingga 7 November 2018. Selanjutnya Inhu, berstatus tanggap darurat sejak 5 November, dan berakhir pada 25 November mendatang. Terakhir Kuansing yang berstatus tanggap darurat, ditetapkan pada 3 November dan berakhir pada 16 November mendatang.

“Sementara, Kabupaten Pelalawan telah menetapkan status siaga darurat pada 17 Oktober lalu, dan berakhir pada 31 Desember mendatang,” kata Edwar Sanger kepada Riau Pos, Jumat (9/11).

Terkait dengan status darurat untuk provinsi, Edwar akan mempertimbangkannya. Pihaknya akan mengkoordinasikan dengan stakeholder terkait dan pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau terkait penetapan status siaga banjir provinsi.

“Kalau kita harus menetapkan status siaga banjir untuk provinsi, kenapa tidak? Tapi kita koordinasikan dengan pihak terkait. Termasuk kita akan laporkan kondisi terkini di kabupaten dengan Plt Gubernur Riau,” katanya.

Dalam penetapan status darurat banjir, kata Edwar, tidak sama dengan penetapan siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kalau banjir ini tak sama dengan karhutla. Tidak ada indikator, harus berapa daerah yang menetapkan status terlebih dahulu. Jadi harus berani daerah menetapkan baru kita tetapkan. Kalau banjir kita melihat fluktuatifnya,” ujarnya.


KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Banjir Masih Melanda Desa Buluh Cina Siak Hulu Kampar (video)
Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:32 WIB

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:06 WIB

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 WIB

Jokowi dan Istri Kenakan Pakaian Adat Melayu (video)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini