Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai
Senin, 12 November 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 461 kali Print | Komentar
Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai
Bhima Yudhistira.
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) -Pemerintah akhirnya membatalkan rencana kenaikan tarif cukai rokok untuk 2019. Kebijakan ini melawan tren kenaikan cukai rokok rata-rata 10,5 persen yang secara konsisten diambil oleh pemerintah beberapa tahun belakangan.

Pengamat Indef Bhima Yudhistira memandang, dari sisi penerimaan cukai, sepertinya tahun depan pemerintah bakal sulit mengejar target karena disatu sisi produksi rokok memang konsisten turun. Ditambah, kata Bhima, outlook ekonomi tahun depan masih stagnan di angka 5,1 persen.

“Artinya tidak ada kenaikan permintaan pada barang kena cukai,” ujarnya kepada jawapos.com, Ahad (11/11).

Menurutnya, satu-satunya jalan adalah ekstensifikasi cukai tahun depan. Seharusnya, sekaligus 3 barang yaitu cukai plastik, kendaraan bermotor dan minuman berpemanis.

“Kalau cuma 1 barang tidak signifikan,” imbuhnya.

Bhima menambahkan, hal ini juga menjawab bahwa yang membuat kerugian kesehatan tidak hanya rokok tapi juga asap kendaraan bermotor dan minuman berpemanis.

“Pemerintah tidak bisa ketergantungan pada cukai rokok saja. itu tidak fair. Kenapa tidak berani? Tinggal tekan DPR untuk mengesahkan,” tegasnya.

Terlepas dari target penerimaan cukai, Bhima menambahkan, perluasan basis cukai ini memang perlu dengan alasan pengendalian barang yang punya eksternalitas negatif.

Bhima Yudhistira menyampaikan, padahal hubungan cukai rokok dengan pembiayaan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebenarnya bisa ditutup semua dengan cukai rokok yang eksisting.

“Penerimaan cukai rokok per tahunnya Rp100 triliun kenapa hanya menutup defisit yang hanya sebesar Rp16,5 triliun tidak bisa?,” ujarnya.

Bhima menjelaskan, mekanismenya dapat menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) cukai yang dikhususkan untuk membayar defisit BPJS Kesehatan.

“Di sini pemerintah kelihatanya masih belum bisa melobi pemerintah daerah (Pemda),” tuturnya.

Kesimpulannya, Bhima menambahkan, andaikan tahun depan cukai rokok tidak naik pun pemerintah bisa tambal defisit BPJS Kesehatan.(mys/jpg)

KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Demokrat Sebut Sudah Tangkap Pelaku Perusakan Atribut

Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:25 WIB

SBY Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:55 WIB

Jokowi dan Istri Kenakan Pakaian Adat Melayu

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:34 WIB

Mario Gomez  Diputus Kontrak

Kamis, 13 Desember 2018 - 13:46 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini