Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda
Selasa, 13 November 2018 - 08:22 WIB > Dibaca 343 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kesuksesan skema program perhutanan sosial sangat tergantung pada dukungan pemerintah daerah. Kepala Penelitian Center for Indonesian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Hizkia Respatiadi mengatakan, langkah Presiden Joko Widodo membagikan hak pengelolaan hutan dan lahan lewat SK Perhutanan Sosial akan sia-sia tanpa pendampingan pemda terhadap warga dan kelompok masyarakat yang mengelola.

Menurutnya, pemda harus mampu mengenal dan mengidentifikasi potensi lokasi, merevisi peraturan yang tidak sesuai dengan mekanisme skema perhutanan sosial hingga memberika pendampingan kepada warga dan kelompok masyarakat.

"Pemerintah daerah juga harus mengenal potensi daerah dan karakteristik masyarakatnya dengan sangat baik. Program pemanfaatan lahan sebaiknya disesuaikan dengan potensi tersebut dan juga karakteristik masyarakatnya supaya hasilnya lebih optimal," jelas Hizkia, Selasa (13/11).

Pemerintah setempat juga harus menyediakan pedoman praktis yang dapat membantu penduduk desa untuk memahami bagaimana hak kepemilikan, akses dan pengelolaan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Program peningkatan kapasitas dan transfer pengetahuan dari satu desa ke desa lain juga akan membantu meningkatkan keahlian penduduk.

"Selain itu yang diperlukan masyarakat adalah pendampingan, pelatihan teknis manajemen serta akses ke investor supaya hasil pemanfaatan lahan bisa memberikan nilai jual. Hal ini akan membantu pendapatan mereka lebih berkesinambungan dan juga bisa tetap memastikan cara-cara pemanfaatan lahan yang tetap aman untuk lingkungan," papar Hizkia.

Diketahui, pemerintah berencana memberikan konsesi terhadap 12,7 juta hektare lahan secara bertahap sebagai bagian dari Skema Perhutanan Sosial. Dari target tersebut, pemerintah baru merealisasikan 2,1 juta hektare hingga November 2018.(wah)

Sumber: RMOL
KOMENTAR
Berita Update
Pengrusakan Atribut Partai di Pekanbaru
Tim Kampenye KIK Serahkan Sepenuhnya ke Kepolisian
Rabu, 18 Desember 2018 - 17:31 wib

Bupati Imbau Perusahaan Peduli Korban Banjir
Rabu, 18 Desember 2018 - 15:30 wib
Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)

Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib
Diskes Temukan 68 Kasus  Penyakit Serang Warga

Diskes Temukan 68 Kasus Penyakit Serang Warga
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib

Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:00 wib
PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan

PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:44 wib
Jalan Lintas Timur Diberlakukan Buka Tutup
Jembatan Barangan Ambruk
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:37 wib

PT Asuransi Astra Buana Terkesan Dukungan Riau Pos
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelantikan DPC LVRI Siak
Syamsuar Ingatkan Efek Negatif Globalisasi
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Merasa Dicatut, PAN Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 18 Desember 2018 - 10:30 WIB

Jokowi: La Nyalla Tiga Kali Minta Maaf

Selasa, 18 Desember 2018 - 10:20 WIB

PGN dan Bukit Asam Gelar Natal Bersama 500 Anak Yatim-Piatu di Riau
MUI: Poligami Syariat Islam

Senin, 17 Desember 2018 - 12:44 WIB

UN 2019 Dimulai Lebih Awal

Senin, 17 Desember 2018 - 11:50 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini