Biaya Perjalanan Dinas DPRD Rp 852 Miliar

Riau | Selasa, 13 November 2018 - 12:00 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Aliansi Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Pemantau Riau (Gemmpar) mendatangi Gedung DPRD, Senin (12/11). Ada beberapa tuntutan yang disampaikan massa aksi saat berdemo. Salah satunya adalah mempertanyakan anggaran perjalanan dinas pimpinan dewan dan anggota yang mencapai Rp852 miliar.

Jumlah tersebut terakumulasi dalam kurun waktu 4 tahun belakangan. Menurut massa, jika dibagi ada sekitar Rp213 miliar uang rakyat yang dihabiskan dewan untuk perjalanan dinas dalam setahun. “Bongkar dokumen biaya perjalanan dinas pimpinan DPRD Riau,” ujar korlap aksi Rian Tantola.

Ia menambahkan bahwa sejumlah anggaran tersebut diduga fiktif. Pihaknya bahkan menuding dua nama pimpinan dewan yang menjadi aktor di balik anggaran tersebut. Yakni Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman. Pihaknya juga meminta penegak hukum untuk segera memproses dugaan rasuah tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman saat dikonfirmasi Riau Pos mengenai tudingan tersebut menjawab santai. Kata dia, jika memang ada dugaan seperti yang disampaikan pendemo dirinya meminta agar dibuktikan. Bahkan bila perlu agar dilaporkan kepada pihak penegak hukum.

“Saya tak ambil pusing. Karena kan ini tahun politik. Kita semua paham bagaimana situasi seperti ini dimanfaatkan oleh oknum yang mungkin merasa tersaingi. Silahkan buktikan dan laporkan bila perlu,” ucapnya.(nda)



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook