Warga Prihatin Gepeng Anak Marak
Selasa, 13 November 2018 - 14:30 WIB > Dibaca 375 kali Print | Komentar
Warga Prihatin Gepeng Anak Marak
PENGEMIS ANAK: Seorang anak laki-laki mengamen dan meminta-minta kepada pengendara mobil yang sedang berhenti di simpang Jalan Arifin Achmad-Jalan Soekarno-Hatta, Senin (12/11/2018).*/mirshal/riau pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Cuaca tidak panas, dan sangat mendukung untuk beraktivitas di luar ruangan. Karena memang sejak awal November, Kota Pekanbaru mulai sering diguyur hujan, dingin dan teduh.

Sebut saja inisial namanya R, kisaran umurnya baru 7 tahun. Tapi dia sudah harus bekerja keras mencari rezki untuk bisa tetap hidup seperti anak-anak sebayanya yang strata hidupnya lebih baik dari Randi.

“Kak,... minta kak,...” sambil memetik gitar ukuran kecil dalam alunan lagu yang biasa dinyanyikannya, tepat di samping pintu mobil yang berhadapan langsung dengan pengemudi, Senin (12/11).

Mengenakan baju kemeja garis-garis putih yang terkesan sudah lusuh dan tidak bersih, bercelana pendek dan sendal jepit yang dipakai pun lebih besar dari kakinya. Jika tak ada orang yang kasihan dia pun berpindah ke  kendaraan berikutnya selagi lampu pengatur lalu lintas masih berwarna merah menyala.

Ya, R masuk ke dalam pengemis anak-anak masih terlihat di beberapa titik persimpangan di Kota Pekanbaru ini. Di traffic light Simpang Jalan Arifin Achmad-Soekarno Hatta, beberapa anak kecil lain pun melakukan hal yang  sama dengannya, meminta-minta kepada kendaraan yang sedang berhenti.

Tidak ada rasa takut, dan malu di raut muka anak-anak pengemis, atau para gelandangan dan pengemis (gepeng), dan ini hampir setiap hari mereka lakukan.

Dari pengemis ini berujar, sejak pembangunan flyover di Simpang Pasar Pagi Arengka, pengemis anak-anak tampak sudah berkurang. Hanya beberapa anak saja yang terlihat. Mereka menyebar ke simpnag-simpang lainnya.

Kegiatan mereka ini memang banyak dikeluhkan dan memprihatinkan. Sebab, anak-anak yang menjadi pengemis tersebut, masih tergolong di bawah umur. “Mintanya lama, kalau nggak dikasih juga lama nggak pergi-pergi. Kami takutnya juga tertabrak, kan kasihan,” ujar Astari warga sekitar yang melintas.

Menurutnya, saat ini aktivitasnya mulai berkurang. Hanya di jam-jam tertentu saja. “Mungkin sudah banyak yang pindah, dulu banyaknya di Simpang PAsar Pagi Arengka,” ungkapnya.
Beberapa warga lain yang sering melintasi Simpang Pasar Pagi Arengka, juga mengatakan hal yang sama. “Risih juga jadinya, kalau dikasih mereka bakalan terus-terusan di situ,” kata Bambang warga Marpoyan Damai.

Melihat kondisi ini, mereka berharap agar pemerintah terkait bisa menindak lanjuti hal ini tersebut. Sebab, jika dibiarkan akan lebih berbahaya. Apalagi saat jam-jam sibuk di jalur tersebut, ditambah lagi kendaraan yang melintas terkadang tidak memperhatikan rambu-rambu. “Kalau bisa ya, ditertibkan anak-anak seperti itu dan diberi pembinaan. Kasihan dibiarkan di jalanan terus.” harap Bambang.

Terhadap kebiasaan yang sampai saat ini belum dapat ditangani dengan baik oleh Pemko Pekanbaru, anggota DPRD Pekanbaru Aidil Amri menyarankan supaya baik Satpol PP maupun Dinas Sosial agar kembali ke jalan.

Maksudnya, kembali lakukan penertiban dan pembinaan terhadap gepeng golongan anak-anak ini, dan juga gepeng dewasa, termasuk juga anak punk. “Ini harus ditertibkan segera, dan tidak bisa dibiarkan,” kata Aidil.

Makanya, dalam melakukan penertiban harus disertai pembinaan. “Jangan separuh-separuh hati, harus serius dan harus jelas endingnya,” tutupnya.(*/ade)

(Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru )


KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Malam Ini Penentuan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:57 WIB

Truk Tonase Besar  "Berjatuhan"

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:39 WIB

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:13 WIB

Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:01 WIB

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini